Tanda-tanda Penyakit Ginjal dan 4 Makanan-Minuman yang Perlu Dihindari

Tanda-tanda Penyakit Ginjal dan 4 Makanan-Minuman yang Perlu Dihindari © mili.id

Ilustrasi (Image by Freepik)

mili.id - Berikut adalah tanda-tanda penyakit ginjal dan empat makanan-minuman yang perlu dihindari penderitanya.

Menurut halodoc, ginjal adalah salah satu organ yang berfungsi menyaring darah, membuang limbah melalui urin, memproduksi hormon sampai menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Baca juga: FK UWKS Edukasi Nutrisi dan Hidrasi Sehat, Warga Batang-Batang Daya Antusias Cegah Gangguan Saluran Kencing

Namun, fungsi tersebut bisa menurun ketika Anda mengonsumsi makanan tertentu.

Minum soda misalnya. Jenis minuman ini mengandung fosfor yang sangat tinggi. Tambahan zat itu biasanya untuk menambah rasa, memperpanjang umur simpan dan mencegah perubahan warna.

Makanan dan Minuman yang Bisa Merusak Ginjal:

1. Makanan Kaleng

Makanan kaleng seperti sup, sayuran, dan kacang-kacangan cenderung lebih praktis dikonsumsi.

Makanan kalengan mengandung natrium alias garam yang sangat tinggi. Tambahan garam ini bertujuan untuk mengawetkan dan meningkatkan umur simpan makanan.

Saat Anda mengonsumsi garam terlalu banyak, organ berbentuk kacang ini perlu bekerja lebih keras untuk membuang natrium.

Meningkatnya beban kerja ginjal lambat laun bisa merusak fungsinya. Natrium juga mampu menambah protein sehingga berpotensi menyebabkan batu ginjal.

Jika terpaksa mengonsumsi makanan kalengan, Anda bisa mengeringkan dan membilasnya. Cara ini bisa menurunkan kandungan natrium hingga 33-80 persen, tergantung produknya.

2. Daging Olahan

Makanan yang satu ini sering dikaitkan dengan penyakit kronis karena kandungan pengawetnya yang tinggi.

Baca juga: FK UWKS Perkuat Upaya Cegah Kanker Serviks, Puluhan Perempuan di Sumenep Ikuti Edukasi dan Skrining Pap Smear

Daging olahan adalah daging yang telah diasinkan, dikeringkan, diawetkan atau dikalengkan. Beberapa contohnya yaitu, sosis, kornet, ham, nugget dan daging asap.

Tambahan garam dan pengawet berfungsi untuk mempertahankan rasa sekaligus mengawetkan makanan. Kedua bahan tersebut bisa memberatkan kerja ginjal sehingga merusak fungsinya.

3. Makanan Kemasan dan Instan

Makanan kemasan dan makanan instan adalah jenis makanan yang melalui banyak pemrosesan.

Misalnya mi instan, kentang beku, bubur instan, spaghetti instan dan sereal.

Makanan-makanan tersebut cenderung tinggi garam maupun gula yang bisa merusak ginjal. Makanan ini juga minim gizi, sehingga tidak memberikan manfaat kesehatan.

Baca juga: FK UWKS Gelar Skrining Sindroma Metabolik di Sumenep, Dorong Deteksi Dini Penyakit Degeneratif

4. Minum Alkohol Berlebihan

Alkohol dikenal bisa merusak ginjal, apalagi jika dikonsumsi terlalu sering dan terlalu banyak.

Peminum berat sekaligus perokok berpotensi lebih tinggi terkena masalah ginjal.

Peluangnya sekitar lima kali lipat terkena penyakit ginjal kronis dibandingkan orang yang tidak merokok atau minum alkohol secara berlebihan.

Tanda-Tanda Penyakit Ginjal

Penyakit ginjal bisa menimbulkan gejala yang beragam. Namun, gejala awal yang paling umum yaitu:

- Kelelahan, kurang berenergi, bahkan kesulitan untuk berkonsentrasi.
- Gangguan tidur.
- Perubahan pada kesehatan kulit yang menjadi lebih kering dan gatal.
- Peningkatan frekuensi buang air kecil.
- Terdapat darah dalam urine.
- Urine yang berbusa dan memiliki bau menyengat. Juga memiliki warna yang sangat gelap.
- Bengkak terus-menerus di area mata.
- Pergelangan tangan dan kaki yang mengalami pembengkakan.
- Penurunan nafsu makan.
- Sering merasakan nyeri atau kram otot.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait