Polisi Tunggu Hasil Tes DNA Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Surabaya

Polisi Tunggu Hasil Tes DNA Ungkap Identitas Kerangka Manusia di Surabaya © mili.id

Evakuasi kerangka manusia yang ditemukan di Surabaya (Foto: Dok. mili.id)

Surabaya - Polisi terus berusaha mengungkap identitas pemilik 21 potongan kerangka manusia yang ditemukan di sungai sekitar rumah pompa Wonorejo 1 Surabaya.

"Kami telah melakukan pemeriksaan forensik hingga tes Deoxyribo Nucleic Acid (DNA). Namun hasilnya sampai saat ini belum keluar. Jadi tinggal nunggu hasil," jelas Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol M Khusnan, Senin (30/9/2024).

Baca juga: Dalam Semangat Kemerdekaan, YBM PLN UP3 Surabaya Selatan Salurkan Bantuan Sembako untuk Griya Balita SYD Indonesia

Khusnan mengatakan bahwa proses identifikasi tidak bisa berlangsung cepat. Sebab kondisi tulang sudah tidak utuh lagi.

"Kondisi tulang sebagian besar sudah tidak utuh, sudah rapuh dan sudah lama-lama sekali," terang Khusnan.

Sedangkan berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pihaknya menduga bahwa penemuan potongan kerangka manusia tersebut berasal dari kuburan yang berada di pinggir sungai.

Baca juga: Dengan Mengusung Semangat Kemerdekaan, PLN UP3 Surabaya Selatan Siap Siaga Amankan Pembukaan Piala Presiden Elite 2026

Kuat dugaan, tanahnya saat itu terkena erosi sehingga tulang-tulang jenazah hanyut dan terkumpul di satu titik.

"Bisa jadi karena (makam) di tepian sungai, jadi kemungkinan ada bekas-bekas kuburan atau apa yang keikut aliran sungai sehingga terjadi pengumpulan di (lokasi penemuan) situ. Tapi ini baru dugaan ya," tandas Khusnan.

Baca juga: Usung semangat Kemerdekaan RI, Srikandi PLN UP3 Surabaya Selatan Wujudkan Kepedulian kepada Anak Yatim dan Dhuafa

21 potongan kerangka manusia yang ditemukan itu meliputi 7 tulang paha, 2 tulang selangka kiri, 1 tengkorak kepala sisi belakang, 1 tengkorak kepala sisi kanan, 1 rahang bawah dengan 6 gigi menempel, 1 tulang panggul, 6 tulang lengan bawah tiga pasang dan 2 tulang lengan bawah.

Penemuan kerangka manusia ini diselidiki tim gabungan dari Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait