Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Jatim Sri Untari Bisowarno ketika menghadiri konsolidasi di DPC PDI P Jember. (Atta Hatta/Mili.id)
Jember - Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Sri Untari Bisowarno melakukan konsolidasi internal dengan pengurus DPC PDIP Jember, tim pemenangan, dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember.
Dalam acara yang dikemas rapat koordinasi internal itu, Untari membahas tentang persiapan dan upaya partai berlambang kepala banteng moncong putih itu untuk memenangkan Paslon Kepala Daerah Provinsi Jawa Timur Tri Rismaharini dengan Zahrul Azhar Asumta atau Risma-Gus Hans, serta Paslon Kepala Daerah Kabupaten Jember Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman (Hendy-Gus Firjaun) dalam kontestasi Pemilu 2024.
Baca juga: Aston Jember Sajikan Sensasi Street Food Jepang Autentik
Diungkapkan Utari, pasca penetapan putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024, dan putusan MK Nomor 70/PUU-XXII/2024, dinilai olehnya menjadi berkah tersendiri untuk partai yang identik dengan sosok Mantan Presiden RI Soekarno itu, untuk kemudian dapat mengusung calon sendiri yang dinilai cakap dan berkualitas.
"Ini merupakan berkah dari MK kepada kami, serta kepiawaian Pak AW juga untuk bisa memilih calon. Akhirnya dengan waktu mundur tapi kita masih bisa berangkat sendiri, marwah partai juga terjaga, semangat teman-teman terjaga dan masyarakat Jember pun punya pilihan," kata Untari saat dikonfirmasi usai konsolidasi partai di Jember, .
Kabupaten Jember dinilai sebagai wilayah besar di Jawa Timur, dan pasangan calon kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan di tingkat Jatim dan Kabupaten Jember berpotensi untuk unggul.
"Jadi kami ingin menang Pilgub di sini dan juga menang Pilkada serentak. Kami alhamdulillah punya calon incumbent itu (di Jember). Merupakan salah satu resorsis (sumber daya positif) yang kami miliki," ujarnya, Jumat (13/09/2024).
Sehingga ditegaskan Untari jika kedatangannya untuk mensolidkan DPC, sekaligus mengecek persiapan yang dilakukan DPC.
Mulai dari perencanaan sampai dengan pergerakan, dan nanti sampai pada bagaimana titik kemenangan itu akan diraih oleh DPC.
Dari kunjungan dan rapat konsolidasi yang dilakukan di Jember, menurut perempuan yang juga anggota DPRD Provinsi Jatim terpilih periode 2024-2029 itu, DPC PDI Perjuangan Jember dinilai sudah sangat siap, sehingga potensi untuk menang Pemilukada 2024 mendatang bisa diraih.
"Mereka memiliki semangat tinggi bahkan sampai malam begini tidak ada yang mengantuk juga. Karena memang terpicu untuk maju, karena kita (meskipun) sendirian. Target kami di Jember untuk menang 60 persen, itu sudah bisa mengcover banyak," tegasnya.
Kepercayaan diri untuk menang dan meraih target sesuai harapan. Kata Untari, karena warga Jember dinilai sebagai masyarakat yang melek dan cerdas.
Baca juga: PDIP Kritik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau, Singgung Simbol Kekuasaan
"Saya kira orang Jember itu juga logis, di sini juga banyak kampus, banyak juga lembaga-lembaga yang rasional dalam memilih dan mereka pasti akan berusaha memilih visi misinya yang sesuai dengan yang ditawarkan kepada masyarakat," ucapnya.
Terkait kesamaan upaya pemenangan Pemilukada, dengan sama-sama memiliki paslon yang diusung dengan partai tunggal dan minim koalisi, kata Untari, tidak mematahkan semangat ataupun membuat PDI P takut kalah.
"Kita di sini kebetulan linier, bupatinya (Pilbup) juga hanya satu, Pilgub nya juga hanya satu. Jadi enak untuk berkoordinasi," ujarnya.
"Jember termasuk yang kita kategorikan untuk bisa muncul (unggul dan menang). Karena kami hanya sendiri. Kami tidak repot dengan rekannya (koalisi terlalu banyak dengan partai lain). Jadi kampanye Pilkada sekaligus kampanye Pilgub. Juga karena tidak repot sama teman-teman yang lain yang memberikan rekomendasi," imbuhnya.
Menanggapi ungkapan yang disampaikan dalam konsolidasi dengan DPD PDI Perjuangan Jatim, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jember Widarto, menyambut baik sikap optimis menang dalam pemilukada yang dilaksanakan 27 November 2024 mendatang.
Baca juga: Ribuan Kader PDIP Hadiri Haul Bung Karno, Teguhkan Semangat Perjuangan di Era Digital
"Kita mendapatkan beberapa masukan dan ilmu baru bagi kita, terkait strategi pemenangan di Pilkada serentak. Saya pikir itu tinggal bagaimana kita mengaplikasikan," kata Widarto.
"Jadi beberapa yang disampaikan tadi, tentu menyangkut dengan partai kami maupun dengan paslon. Nanti kami akan diskusikan," sambungnya.
Diakui juga oleh pria yang juga anggota DPRD Jember terpilih periode 2024-2029 ini, dengan menjadi partai tunggal yang mengusung paslon dalam Pemilukada 2024 merupakan PR yang cukup berat.
"Pasti ada plus minusnya. Satu karena kita sendirian pasti harus kerja keras, baik dari Pilgub maupun Pilkada. Tapi enaknya kalau partai sendirian itu pasti lebih gesit, karena koordinasinya lebih mudah," ujarnya.
Editor : Aris S
