6 Gejala Kanker Payudara, Penyakit yang Diderita Puput Novel Hingga Meninggal

6 Gejala Kanker Payudara, Penyakit yang Diderita Puput Novel Hingga Meninggal © mili.id

Puput Novel (Foto: Instagram Puput Novel)

mili.id - Kanker payudara disebut-sebut menjadi penyebab meninggalnya artis senior Puput Novel.

Puput Novel meninggal dunia pada Minggu (8/9/2024) pukul 18.24 WIB di rumah sakit, setelah berjuang melawan kanker payudara.

Baca juga: RS Graha Sehat Probolinggo Gandeng Siloam Hospital Skrining Kanker Payudara Gratis

Menurut halodoc, kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan bisa menyebabkan kematian jika tidak segera mendapatkan penanganan.

Di antara berbagai jenis kanker yang ada, ini merupakan salah satu yang paling umum terjadi.

Gejala Awal Kanker Payudara:

1. Perubahan Ukuran Payudara
Kanker payudara dapat menyebabkan perubahan ukuran pada salah satu atau kedua payudara.

2. Keluarnya Cairan Bercampur Darah di Puting Payudara
Munculnya cairan bercampur darah pada salah satu atau kedua puting payudara juga bisa menjadi tanda adanya masalah pada payudara.

3. Benjolan atau Pembengkakan pada Ketiak
Selain benjolan pada payudara, penyakit ini juga dapat menyebabkan benjolan atau pembengkakan pada ketiak.

4. Ruam di Sekitar Puting
Sel-sel kanker dapat menyebabkan munculnya ruam di sekitar puting, yang kemungkinan juga mengandung sel kanker.

5. Perubahan Bentuk Puting
Penyakit ini dapat mengubah bentuk puting, sehingga puting menjadi masuk ke dalam payudara.

6. Perubahan pada Kulit Payudara
Kulit payudara yang mengelupas atau bersisik juga bisa menjadi gejala adanya kanker.

Baca juga: Waspada Metastasis Kanker Payudara HER2-Low, Berikut Gejala dan Pengobatannya

Deteksi Dini Kanker Payudara

Mengenali gejala awalnya merupakan hal yang sangat penting. Kanker yang terdeteksi sejak dini memiliki peluang lebih tinggi untuk sembuh total.

Pemeriksaan payudara sendiri atau Self-Examination of the Breast (SADARI) dapat menjadi metode sederhana yang membantu mengenali perubahan apa pun yang terjadi pada payudara.

SADARI sebaiknya dilakukan setiap bulan, seminggu setelah menstruasi berakhir. Dengan melakukan SADARI secara rutin, kita dapat lebih mengenal bentuk dan tekstur payudara sendiri sehingga mudah mendeteksi adanya kelainan yang muncul.

Apakah Kanker Payudara Bisa Disembuhkan?

Baca juga: Puput Novel: Profil dan Akhir Perjuangannya Melawan Kanker

Jika kamu menemukan keanehan pada payudara atau mengalami gejala yang mengkhawatirkan, sangat penting untuk segera melakukan konsultasi dengan dokter.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik payudara, seperti palpasi, dan mungkin merujuk untuk menjalani mammografi atau USG payudara.

Riwayat kesehatan secara keseluruhan juga akan dievaluasi untuk memperoleh informasi yang lebih komprehensif. Pemeriksaan dini merupakan langkah yang sangat penting dalam menjaga kesehatan payudara.

Semakin cepat penyakit ini terdeteksi, semakin tinggi kemungkinan kesembuhannya.

Selain melakukan pemeriksaan sendiri secara rutin, menjaga pola makan sehat dan menjalani gaya hidup sehat juga dapat membantu mencegah risiko terkena kanker payudara.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait