Pasangan Ning Ita-Cak Sandi mendaftar ke KPU Kota Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)
Mojokerto - Pasangan Ning Ita-Cak Sandi menjadi bakal pasangan calon (paslon) pertama yang mendaftar ke KPU Kota Mojokerto.
Keduanya diarak ribuan simpatisan dan 16 partai pengusung maupun pendukung dalam Pilwali Mojokerto 2024.
Baca juga: Pemkot Mojokerto Gandeng 30 Penyedia Makan Minum, Harga Nasi Kotak Ditetapkan Lewat Kontrak Payung
Perjalanan Ika Puspitasari (Ning Ita) dan Rachman Sidharta Arisandi (Cak Sandi) dari GOR Mojopahit menuju Kantor KPU Kota Mojokerto juga diiringi lantunan salawat badar, pertunjukan tarian tradisional, bantengan, hingga barongsai.
"Sebuah kebanggaan kami dipercaya oleh 16 partai pengusung dan pendukung untuk melanjutkan program di jilid kedua," ucap Ning Ita saat penyerahan dokumen persyaratan ke Komisioner KPU.
Sesi formal ini turut disaksikan pimpinan partai. Tak lama, Ning Ita-Sandi keluar dari ruangan lalu menyapa para pendukungnya yang memenuhi halaman dan tenda.
Pasangan Ning Ita-Cak Sandi mendaftar ke KPU Kota Mojokerto
Wali Kota Mojokerto periode 2018-2023 itu mengatakan, dirinya dan Sandi mengusung program keberlanjutan dengan visi menuju kota maju, inovatif, dan sejahtera.
Baca juga: Bukan Juara Utama, Tapi Prestasi Christopher Kevin Yuwono Bikin Namanya Makin Bersinar
"Semua program kami susun untuk menuntaskan apa yang sudah kita awali pada 2018, sekaligus melinierkan program pemerintah nasional dan provinsi," imbuhnya saat konferensi pers.
Ning Ita mengaku, dalam Pilkada 2024 ini dirinya dan tim sukses menargetkan perolehan suara sebanyak-banyaknya dalam satu suara.
"Kami bersama seluruh partai pendukung dan pengusung siap memenangkan Pilkada Kota Mojokerto 2024. Kami juga targetkan perolehan suara sebanyak-banyaknya," papar dia.
Baca juga: Dari Panggung Gus Yuk 2026, Kota Mojokerto Titipkan Misi Promosi Pariwisata ke Generasi Muda
Sementara Ketua KPU Kota Mojokerto, Usmuni menambahkan, dokumen persyaratan bapaslon dinyatakan lengkap.
Setelah ini, keduanya akan menjalani tahapan tes kesehatan yang dijadwalkan sampai 2 September di RSUD dr Soetomo, Surabaya.
"Setelah pemeriksaan kesehatan selesai semua berkas akan kita gabungkan untuk kemudian diteliti dan apakah ada perbaikan atau tidak," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
