Waspada, Komplotan Pencuri Burung Kicau Sasar Perumahan di Kota Mojokerto

Waspada, Komplotan Pencuri Burung Kicau Sasar Perumahan di Kota Mojokerto © mili.id

Pemilik burung murai batu menunjukkan dua sangkar yang dirusak dan ditinggalkan di depan pagar rumah. Foto : (nana/mili.id)

Mojokerto - Baru dua pekan lalu Perumahan Citra Surodinawan Estate, Kota Mojokerto disatroni komplotan pencurian burung kicau, kali ini kawanan maling kembali membuat resah di RT 26 RW 7 perumahan yang sama.

Terbaru, ada 2 ekor burung seharga Rp 6 juta yang sering kali ikut kontes berhasil digondol kawanan pencuri saat pemilik masih terlelap tidur.

Baca juga: Gelap Gulita, Pria 65 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Lapangan Surodinawan Mojokerto

Peristiwa pencurian ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Dan terdeteksi di salah satu CCTV diduga empat pria yang memiliki gerak gerik mencurigakan sejak pukul 03.56 WIB berkeliaran di gang sebelah rumah korban.

Pencurian murai batu ini pun diketahui setelah dua warga melihat kandang burung yang dirusak tak ada isinya tergeletak begitu saja di depan pagar rumah korban sekitar pukul 05.00 WIB.

"Pagi, taunya pas ada bapak-bapak tetangga sini pulang salat Subuh, loh ci burungnya di taruh di luar, lupa tah. Dilihat di sini gak ada, tau-tau digeletakkan di luar pagar," ujar Ayub Martono (56), Kamis (22/08/2024).

Warga sekitar pun curiga terhadap empat orang yang menggunakan dua sepedamotor dan mengenakan masker itu terekam CCTV berkeliaran di pojok gang belakang rumahnya.

"Orang-orang ada yang tau sepeda motor lewat banter. Terus curiga lagi yang sepedaan pakai masker empat orang keliaran dipojok belakang (gang sebelah). Kayanya komplotan yang mencuri di sisi timur itu," imbuh Ayub.

Baca juga: Tas Tertinggal, Pria Ini Nekat Bawa Pulang Penumpang KA di Stasiun Semarang Tawang

Akibat peristiwa pencurian ini, lanjut Ayub, warga menjadi resah sebab disekitar perumahan ada sejumlah warga lain yang juga memiliki burung murai batu. Dan memilih menyimpan burung kontes tersebut diletakkan di dalam rumah.

"Marak di sini, pertama di sisi barat sana (Selasa (6/8/2024)), itu juga burung kontes lebih mahal (dicuri). Nah, depan ini juga ada, akhirnya dikasih tau temannya disuruh masukkan ke dalam, lagi rawan (pencurian) burung murai," imbuhnya.

Meski dirinya harus kehilangan burung bernama banas pati dan cogil milik anaknya itu, Ayub memilih tak melaporkan peristiwa pencurian tersebut ke pihak berwajib. Dan hanya memberitahukan ke Rukun Tetangga (RT) setempat.

Baca juga: Viral Tiang Provider Berdiri di Pekarangan Tanpa Izin Pemilik Lahan, Warga Mojokerto Minta Segera Dipindahkan

"Gak (buat laporan polisi), lapor Pak RT saja," pungkas Ayub.

Sementara, dua pekan lalu, pencurian 2 ekor burung Murai Batu dan 1 Cucak Ijo terjadi di dua rumah warga di Perumahan Citra Surodinawan Estate, Jalan Suromulang Barat, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto terekam CCTV.

Masing-masing 2 ekor milik Oki Permana Yulianto (35) dan 1 ekor milik Jatra (35) tetangga sebelah rumahnya sekitar pukul 03.55 WIB, pada Selasa (6/8/2024).

Editor : Aris S



Berita Terkait