Pelaku ketika diamankan warga (istimewa)
Surabaya - Aksi begal dengan menuduh korbannya telah melakukan pemukulan terhadap kerabat pelaku, kembali terjadi di Surabaya. Seorang pelaku yang belum diketahui identitasnya diamankan warga Jalan Manukan Dalam, Tandes, Surabaya, Selasa (7/8/2024) malam.
Salah satu saksi di lokasi, Muslimin bercerita, pelaku diamankan warga ketika hendak menurunkan dua korbannya yang masih anak-anak di bahu jalan yang posisinya terbilang ramai.
Namun, korban melakukan perlawanan dengan menarik pakaian pelaku hingga terjatuh di depan warung makan dekat lokasi kejadian.
"Lalu saat kabur, motor digandoli korban, sampai terjatuh, di depan warung bebek goreng. Pelaku usia sekitar 30-an tahun. Motor Beat lawas 2018, milik korban, warna hitam dan pink," ungkapnya saat ditemui mili.id, Rabu (7/8/2024).
Saat itu, pelaku diperkirakan berjumlah dua orang. Pria yang disergap warga itu merupakan eksekutor perampas motor korban.
Sementara satu pelaku lain yang berperan sebagai pembawa motor sarana berhasil meloloskan diri, setelah mengetahui rekannya diamankan masyarakat.
"Pelaku jumlahnya dua orang. Satu orang berhasil ditangkap, tapi satun pelaku lainnya, kabur," terangnya.
Sementara salah satu karyawan toko handphone dekat tempat kejadian, Sukron mengungkapkan, ia sempat mengira kerumunan warga semalam adalah kejadian kecelakaan.
Namun saat melihat ada seorang pria yang diseret oleh warga dan sesekali mendapat bogem mentah, ia akhirnya paham kalau kejadian tersebut adalah penangkapan pelaku kejahatan.
"Dipukuli. Pelakunya satu orang. Pelaku naik metik, motor Beat juga. Kejadian di sana depan bebek goreng. Pelaku dibawa sama polisi. Katanya, begal," paparnya.
Kabarnya, lanjut Saksi Sukron, terdapat tiga orang pelaku yang beraksi pada malam itu. Seorang pelaku berhasil diamankan warga. Sedangkan dua orang pelakunya lainnya berhasil kabur.
"Ada pelaku yang kabur, jumlahnya dua orang. Sempat diberhentikan warga. Tapi mereka kabur. Informasinya, dua kabur, satu tertangkap. Iya dia yang tertangkap adalah eksekutor," jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Tandes Kompol Budi Waluyo membenarkan, pihaknya menerima laporan warga atas kejadian tersebut.
Satu orang yang berhasil ditangkap, dan hingga Rabu (7/8/2024) malam sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Tandes.
"Satu orang, masih diperiksa. Modusnya dia merampas motor anak-anak kecil, lalu korban dibawa dan saat diturunkan si korban melawan," jelasnya.
Budi mengaku belum dapat mengulas secara detail hasil pemeriksaan atas kejadian kejahatan tersebut. Mengingat anggotanya masih melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus.
"Dimungkinkan lebih dari satu pelaku. Mohon waktu, kami masih periksa yang bersangkutan dan pengembangan," pungkasnya.
Baca juga: Aliansi Kalijudan Bersih, Desak Pengurus LPMK Mundur dan Dugaan Pungli Diusut Tuntas
Editor : Achmad S
