Pasar Daging Jalan Arimbi, Pegirian, Surabaya (Foto: Pemkot Surabaya)
Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan penataan di Pasar Daging Jalan Arimbi, Pegirian.
Pasar daging yang dulunya berada di tepi jalan itu, kini sudah ditertibkan agar lebih tertata dan bersih.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi
Pasar daging legendaris tersebut tetap berada di Jalan Arimbi. Hanya saja lokasinya lebih masuk ke dalam atau sekitar 100 meter dari pinggir jalan.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, penertiban yang dilakukan di Pasar Daging Arimbi adalah upaya mengembalikan fungsi jalan supaya tidak mengganggu aktivitas warga sekitar.
"Alhamdulilah, Pasar Daging Arimbi sudah masuk ke dalam saat ini. Karena sudah ditata di dalam sekarang lebih rapi dan lebih nyaman untuk berbelanja," ungkap Wali Kota Eri, Jumat (19/7/2024).
Menurutnya, penertiban tersebut dilakukan setelah Pemkot Surabaya melakukan diskusi bersama pedagang. Dirinya mengapresiasi para pedagang karena kooperatif dan mau dipindahkan ke tempat yang lebih tertata.
"Ketika semuanya baik, kita sampaikan ke pedagang Pasar Arimbi dan akhirnya mereka mau masuk ke dalam. Ini menjadi kebahagian dan kebanggan untuk saya. Jadi bukan kita obrak-obrak, tapi kita diskusi dengan mereka dan mereka sendiri yang meminta masuk ke dalam," tambah dia.
Ke depannya, Wali Kota Eri menambahkan, akan terus melakukan penataan untuk Pasar Daging Arimbi, sehingga pasar kebanggan warga Surabaya itu bisa tetap bertahan dan terus berkembang.
"Saya meminta ke Cipta Karya (Disperkim) bagaimana supaya Pasar Arimbi ini bisa terus diperbaiki. Pasar daging itu akan terus ada di sana meskipun Rumah Potong Hewan (RPH) sudah pindah nantinya, karena itu pasar daging legendaris," ungkap Wali Kota Eri.
Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun
Penertiban untuk mengembalikan fungsi jalan tersebut disambut baik warga sekitar. Salah satu warga Jalan Arimbi Gang 3, Samsul. Dia mengatakan bahwa penertiban pedagang membuat arus lalu lintas menjadi lancar.
"Kalau dipindah seperti saat ini, arus lalu lintas lancar. Karena sebelumnya kalau waktunya pedagang dasar (jualan) memang agak macet, apalagi kalau ada truk muatan sapi. Sekarang sudah lancar jalannya," kata Samsul.
Hal senada juga disampaikan oleh warga lain, Mustar. Menurut warga yang sudah sekitar 30 tahun tinggal di Jalan Arimbi itu, penertiban pedagang yang dilakukan memberikan manfaat bagi kelancaran mobilitas warga sekitar.
"Biasanya kalau ada truk buatan bongkar muat sapi memang agak macet. Sekarang arus lalu lintas lebih baik, oke menurut saya," ungkap pria 65 tahun itu.
Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif
Salah satu pedagang, Siti Imaniah Salman juga menyambut penertiban dan pemindahan Pasar Daging Arimbi. Ia juga merasa senang dengan tempat baru yang diberikan.
"Tanggapan pindah dari pasar lama ke pasar baru itu. Kita senang karena diberikan tempat yang strategis, bersih, nyaman dari pada sebelumnya," jelas Siti.
Dirinya pun berharap para pelanggan daging Pasar Arimbi dapat berbelanja dengan nyaman dan aman. Sebab, pemkot telah memberikan fasilitas berupa tempat bagi pedagang Pasar Arimbi.
"Untuk masyarakat Surabaya sekarang Pasar Daging Arimbi lebih masuk ke dalam. Jadi yang mau mencari daging ayo segera datang ke pasar yang baru," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
