Proyek Renovasi Alun-Alun Besuki Rp 2,7 Miliar Disoal Komisi III DPRD Situbondo

Proyek Renovasi Alun-Alun Besuki Rp 2,7 Miliar Disoal Komisi III DPRD Situbondo © mili.id

Komisi III DPRD Situbondo sidak Alun-alun Besuki, Situbondo.(Fatur Bari/mili.id)

Situbondo - Komisi III DPRD Kabupaten Situbondo melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke pengerjaan proyek pembangunan dan renovasi Alun-alun Kecamatan Besuki, Situbondo, Jawa Timur dengan nilai proyek Rp 2,7 miliar lebih, Rabu (29/5/2024).

Dalam sidak proyek dengan pelaksana PT Hasil Karya ini anggota dewan didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Situbondo, Akhmad Yulianto, dan dan perwakilan pelaksana.

Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026

Hasilnya, wakil rakyat ini menemukan adanya pengerjaan proyek yang dinilai tidak sesuai estetika.

Seperti halnya pemasangan granit lantai paseban di Alun-alun Kota Besuki itu, dinilai tidak sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Kecamatan Besuki.

Sebab, sesuai RTRW kawasan Besuki akan dikembangkan destinasi heritage, dengan menampilkan bangunan klasik dan ikonik.

Baca juga: Polres Situbondo Amankan Komplotan Pelaku Curas Moncel

"Makanya, kami menilai pemasangan granit di lantai paseban di Alun-alun Kecamatan Besuki tidak sesuai dengan estetika, sementara pembanguan di sekitarnya bernuansa klasik," ujar Ketua Komisi DPRD Kabupaten Situbondo, Arifin, Rabu (29/5/2024).

Menurut Arifin, karena sesuai RTRW terbaru di kawasan Besuki, akan dijadikan dan dikembangkan wisata heritage, untuk menambah keragaman destinasi wisata di Kabupaten Situbondo, agar para wisatawan tertarik untuk berkunjung.

"Seharusnya lantai paseban diganti dengan tegel atau marmer, sehingga paseban terkesan masih klasik. Namun, jika lantai paseban diganti dengan granit itu, cukup kontras dengan sejumlah bangunan di sekitar Alun-alun Besuki," lanjut Arifin.

Baca juga: Polres Situbondo Tambah Pos Pelayanan di Pelabuhan Jangkar untuk Pemudik

Lebih jauh Arifin menegaskan, karena pengerjaan proyek pembangunan dan renovasi Alun-alun Besuki baru berjalan sekitar 30 persen, pihaknya akan memanggil konsultan perencanaan proyek tersebut, dan kontraktor pelaksananya, termasuk kepala DLH Kabupaten Situbondo selaku leading sektor proyek sebesar Rp 2,7 miliar.

"Kami akan panggil pihak-pihak yang terkait proyek ini, salah satunya pemasangan granit di lantai di paseban alun-alun Besuki diganti marmer atau tegel," pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait