Ratusan Keluarga dalam 7 Kecamatan di Lumajang Terdampak Banjir Lahar Dingin Semeru

Ratusan Keluarga dalam 7 Kecamatan di Lumajang Terdampak Banjir Lahar Dingin Semeru © mili.id

Banjir lahar dingin di Lumajang (Foto: Ist)

Surabaya - Ratusan keluarga dalam 7 kecamatan di Lumajang terdampak banjir lahar dingin yang terjadi pada Kamis (18/4/2024) malam.

Banjir lahar dingin itu bermula ketika hujan deras mengguyur sekitar pukul 19.30 WIB.

Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-Laki Tiga Kali Meletus, Warga Delapan Desa Diminta Waspadai Banjir Lahar

Kabid Darlog BPBD Jawa Timur, Satrio Nurseno mengatakan, banjir lahar dingin disebabkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Regoyo meluap, hingga merusak 6 jembatan di sejumlah kecamatan.

"Kamis pukul 19.30 WIB telah terjadi hujan lebat yang mengakibatkan TMA DAS Regoyo naik dan meluap ke area pemukiman warga," papar Satrio dikonfirmasi, Jumat (19/4/2024).

Satrio menjelaskan, berdasarkan data sementara, ada 7 kecamatan yang terdampak, meliputi Candipuro dengan tiga desa terdampak, yakni Jugosari, Penanggal, dan Kloposawit.

Kemudian Desa Oro-Oro Ombo di Kecamatan Pronojiwo serta Desa Sumberejo, Biting, dan Kutorenon di Kecamatan Sukodono.

Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang Sigi

Lalu Desa Sumbersuko di Kecamatan Sumbersuko dan Desa Gondoruso serta Joho di Kecamatan Pasirian. Juga Desa Babakan di Kecamatan Padang. Serta Kelurahan Rogotrunan di Kecamatan Lumajang.

Dari kejadian tersebut, lanjut Satrio, tim gabungan BPBD sejak kemarin sudah bergerak untuk mengevakuasi warga yang rumahnya terdampak.

Semenyara Tim Tagana Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jatim telah dikirim sejak kemarin malam. Katanya, sudah didirikan dapur umum di lokasi lokasi pengungsian warga yang terdampak.

Baca juga: Sungai Wanggu Meluap Setinggi Dada, Brimob Sultra Terjunkan Tim SAR dan Mobil Penjernih Air

"Sejak malam kemarin, TRC PB BPBD Lumajang sudah melakukan evakuasi warga. Dan melakukan pemantauan ketinggian genangan di lokasi kejadian," pungkas Satrio.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait