Rakitan Petasan Meledak, Paman dan Keponakan di Probolinggo Terkapar

Rakitan Petasan Meledak, Paman dan Keponakan di Probolinggo Terkapar © mili.id

Tangkapan layar, Joko salah satu korban ledakan mercon rakitan sendiri mendapat pertolongan.(Video amatir warga)

Probolinggo - Karena petasan rakitan yang dibuatnya sendiri meledak, seorang paman dan keponakannya di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo kini harus terbaring di rumah sakit karena luka bakar.

Korban ledakan petasan yang rencananya akan dinyalakan untuk menyambut malam takbir Idulfitri itu adalah Joko (36) dan keponakannya MF(14), warga Dusun Kranggan Desa Palang Besi, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Ledakan terjadi Minggu (24/3/2024) sekitar pukul 23.30 WIB.

Baca juga: Khofifah Sebut Pesantren Benteng Moral Bangsa, Genggong Jadi Inspirasi Generasi Santri

Dalam video amatir yang direkam warga sekitar usai terjadi ledakan menampilkan 2 korban ledakan sudah terkapar dalam kondisi tubuh mengalami luka bakar. Bahkan, korban Joko selain menderita luka bakar juga jari-jari tangan ada yang putus.

Ledakan petasan itu dibenarkan Kasi Humas Polres Probolinggo Iptu Merdhania Pravita Shanty.

Menurutnya, kini kasus tersebut sudah ditangani polsek setempat dan Polres Probolinggo, dan untuk kedua korban sempat dibawa ke puskesmas tapi akhirnya dirujuk ke rumah sakit.

Baca juga: Apes, Maling di Gading Probolinggo Remuk di Amuk Warga

"Kejadiannya kemarin malam, dan ledakan petasan ini terjadi tepat di halaman rumah korban. Untuk saat ini kedua korban sudah menjalani perawatan intensif di rumah sakit PG Wonolangan, Dringu," kata Iptu Vita, Senin (25/3/2024).

Ledakan petasan ini, lanjut Iptu Vita, ketika kedua korban merakit untuk persiapan menyambut malam takbir Hari Raya Idulfitri.

Baca juga: Rem Blong, Tronton Sasak Sedan Vios 4 Tewas

Kini, pihak kepolisian masih mendalami kasus ledakan tersebut dan belum diketahui bahan-bahan tersebut diperoleh korban darimana.

"Masih didalami lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Probolinggo dan Polsek Lumbang. Untuk lain-lain nanti akan dikabari lagi setelah perkembangan penyidik," pungkas mantan Kasi Humas Polres Pasuruan itu.

Editor : Aris S



Berita Terkait