Anas Karno, Wakil Ketua Komisi B Surabaya/Foto:mili/roy
Mili.id - Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Anas Karno menyatakan bahwa Manajemen Kebun Binatang Surabaya (KBS) kurang terbuka terkait matinya gaji dumbo.
"Jadi hearing di Komisi B kurangnya keterbukaan direksi KBS tentang gajah Dumbo yang mati itu," kata Anas usai hearing. Senin (27/12)
Baca juga: Diserbu Wisatawan saat Lebaran 2026, Pengunjung KBS Capai 40 Ribu Orang
Anas memaparkan, pada prinsipnya hearing kali ini menyampaikan ke publik bahwa satwa icon atau satwa lain di KBS apabila terjadi permasalahan bisa diketahui oleh masyarakat.
"Itu bisa disampaikan ke publik itu yang utama," tegas Anas.
Baca juga: Pawang KBS Tunggangi Anak Gajah, Inspektorat Panggil Manajemen
Soal teknis dan lainnya sambung Anas, nanti bisa di lab dan hal itu bisa menyusul. Sebab biar tidak terjadi berita liar, sekaligus menghindarkan KBS dituding kesannya tertutup.
"Dan ada indikasi lain yang harus betul-betul di sampaikan oleh pimpinan KBS, akhirnya apa yang terjadi? Ada dua satwa yang lain bulan November adalah orang utan juga mati." tutur Anas.
Baca juga: UC dan KBS Kolaborasi Perdana Garap 8 Proyek Revitalisasi Destinasi Modern
"Saya tanya orang utan mati tidak? Saya paksa (untuk jujur), akhirnya ia iya jawab mati. Sudah dilaporkan nya, sudah," tutur Anas menyampaikan.
Editor : Redaksi
