Salah satu pelaku diamankan Tim Satreskrim Polres Situbondo (Foto: Fatur Bari/mili.id)
Situbondo - Polisi menangkap satu dari dua pelaku pengeroyokan disertai pembacokan yang terjadi di Alun-alun Besuki, Situbondo.
Tim Satreskrim Polres Situbondo menangkap Rendiyato (27), asal Desa/Kecamatan Besuki di atas kapal, saat hendak kabur ke Pulau Madura.
Baca juga: Remaja Surabaya Tewas Diduga Dikeroyok Usai Perselisihan Sandal Crocs Rp1,5 Juta
Rendiyanto bersama dua temannya teridentifikasi mengeroyok dan membacok korban Maulana Rosi (22), warga Desa/Kecamatan Besuki.
Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka bacok di tangan dan lengan kanan, serta di bagian punggung.
Peristiwa bermula saat korban Rosi bersama tiga temannya duduk santai di gazebo Alun-alun Besuki, Situbondo. Tiba-tiba tiga pelaku yang mengendarai motor Suzuki FU menghampiri korban, dan menanyakan asal korban.
Setelah korban menjawab, salah seorang pelaku memukul teman korban bernama Samsul Arifin. Setelah memukul Samsul, salah satu pelaku mengeluarkan pisau, sehingga tiga teman korban lari menyelamatkan diri.
Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026
Namun, korban Rosi masih bertahan di lokasi. Mengetahui itu, ketiga pelaku langsung mengeroyo dan membacok korban hingga terkapar bersimbah darah.
Setelah korban terkapar, tiga pelaku kabur sembari merampas ponsel milik korban. Saat itu pula, korban melapor ke Polsek Besuki.
Kasatrekrim Polres Situbondo, AKP Momon Suwito Pratomo menyebut, timnya menangkap satu orang yang terlibat kasus itu. Sedangkan dua pelaku lain masih diburu.
Baca juga: Tragedi Maut, Gegerkan Warga di Wonokusumo Jaya Baru, Diduga Korban Pembacokan
"Terduga pelaku yang akrab dipanggil Bejo masih diminta diketerangannya. Sedangkan dua terduga pelaku yang sudah diketahui identitasnya masih dalam pengejaran," jelas Momon, Senin (11/3/2024).
"Satu pelaku ini kami amankan saat hendak kabur ke Pulau Madura, dengan naik kapal motor dari Besuki," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
