Wanita di Jember Dianiaya dan Disekap Suami dalam Kandang Sapi

Wanita di Jember Dianiaya dan Disekap Suami dalam Kandang Sapi © mili.id

Wanita di Jember yang dianiaya dan disekap suaminya di kandang sapi (Foto: Kapolsek Wuluhan for mili.id)

Jember - Wanita bernama Supiati (48), warga Dusun Krajan, Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember dievakuasi polisi dari kandang sapi, karena disekap suaminya, Hermawan (51).

Selain disekap, korban juga mengalami luka lebam di sekujur tubuh, akibat dipukuli suaminya.

Baca juga: AstonRun 2026 Perkuat Jember Sebagai Destinasi Sport Tourism

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu terbongkar setelah korban berhasil kabur dari kandang sapi dan bersembungi dalam gudang di kampungnya.

Peristiwa itu terjadi, diduga akibat pelaku tidak terima istrinya pergi bekerja sebagai asisten rumah tangga di Medan, Sumatera Utara, dan tidak pamit selama dua bulan.

"Kami mendapat laporan dari masyarakat dan perangkat desa pada Kamis (7/3) malam. Warga mendengar suara perempuan minta tolong dari arah gudang di sana. Saat didatangi, didapati perempuan yang ternyata korban KDRT," jelas Kapolsek Wuluhan, AKP Solikhan Arief, Jumat (8/3/2024).

Menurut Arief, korban bersembunyi dalam gudang, setelah berhasil kabur dari kandang sapi, akibat disekap suaminya.

"Korban disekap di kandang sapi dekat rumahnya, diduga karena suaminya marah. Karena korban pergi kerja ke Medan, tapi korban tidak izin suaminya," jelasnya.

Baca juga: Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan Jadi Sorotan, Klaim Tawaran Rp1 Miliar kepada Kuasa Hukum Diusut

Penyekapan terjadi ketika korban baru pulang dari Medan pada Senin (4/3/2024). Malam harinya, korban dengan suaminya cek cok, hingga korban dianiaya.

"Dipukul batang kayu dan tangan kosong oleh suaminya. Sehingga hampir di sekujur tubuhnya, korban mengalami luka lebam. Terutama di bagian kepala dan badannya," jelas mantan KBO Satreskrim Polres Jember itu.

Dan pada Kamis (7/8/2024) selepas Maghrib, korban disekap dalam kandang sapi kosong. Tangannya diikat menggunakan tali dan rantai di tiang kandang.

"Diikat agar korban tidak kabur. Tapi sekitar pukul 9 malam, korban berhasil kabur, kemudian melarikan diri ke gudang itu, dan diselamatkan warga. Selanjutnya oleh warga diantar ke Polsek Wuluhan untuk mendapat perlindungan," papar Arief.

Baca juga: Aston Jember Sajikan Sensasi Street Food Jepang Autentik

Untuk menindaklanjuti kasus ini, Polsek Wuluhan berkoordinasi dengan Unit PPA Satreskrim Polres Jember dan DP3AKB setempat.

"Korban menjalani perawatan di Puskesmas Wuluhan. Karena mengalami luka-luka akibat penganiayaan yang dilakukan suaminya," terangnya.

"Untuk pelaku sudah kami amankan tadi malam. Dan saat ini masih menjalani pemeriksaan di ruang penyidik," tegas Arief.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait