Viral Pelaku Percobaan Pemerkosaan di Jember Kabur Tinggalkan Motor

Viral Pelaku Percobaan Pemerkosaan di Jember Kabur Tinggalkan Motor © mili.id

Kasus percobaan pemerkosaan diselesaikan dengan cara kekeluargaan (Foto: Ist)

Jember - Sebuah video berisi sejumlah orang melihat motor matik yang disebut milik pelaku percobaan pemerkosaan di Jember, viral di media sosial (medsos).

"Informasi, mon bede se kenal ka sepeda. Aperkosa'ah oreng, tape orengah buruh. Lokasinah neng Preng Taleh. (Untuk siapa pun yang mengenali motor ini. Pemilik motor ini diduga mau memperkosa orang. Tapi pelaku melarikan diri, lokasinya di Pring Tali)," ucap pria dalam video tersebut, dikutip mili.id, Minggu (11/2/2024).

Baca juga: Partisipasi Peserta dari 16 Kota di Jawa dan Bali di Event Tahunan Aston Jember

Dalam video berdurasi 18 detik itu, tampak beberapa orang memegangi motor Honda Beat warna putih berpelat P, diduga milik pelaku.

Sementara dari penelusuran mili.id, motor tersebut ditinggal dekat Sungai Kali Mayang, Dusun Pring Tali, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember pada Kamis (8/2/2024) lalu.

Kepala Desa (Kades) Mrawan, Salim menyebut bahwa korban percobaan pemerkosaan adalah perempuan berinisial SH (45), warga Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.

"Pelaku berinisial HS (50), warga juga warga Kecamatan Sumbersari, tapi dari kelurahan berbeda," ujar Salim.

Menurut Salim, berdasarkan informasi warga, motor pelaku diparkir di wilayah Desa Mrawan, kemudian pelaku melakukan aksinya.

"Lokasi kejadiannya di Sungai Kali Mayang itu, memang perbatasan antara Desa Mrawan, Kecamatan Mayang dengan Sumberejo, Kelurahan Wirolegi," ungkap dia.

Motor pelaku percobaan pemerkosaan ditinggal di lokasiMotor pelaku percobaan pemerkosaan ditinggal di lokasi

Baca juga: Video Dugaan Tindakan Asusila di Kampus PNJ Viral, BEM Desak Penanganan Transparan

Salim menjelaskan, saat itu korban sedang mandi di sungai. Kemudian pelaku tiba-tiba mendekati korban dan diduga akan melakukan pemerkosaan.

"Tapi ketahuan oleh warga, kemudian (pelaku) kabur. Nah, karena motornya ditinggal di wilayah saya Desa Mrawan, oleh warga diamankan. Motor itu ditaruh di rumah RT setempat," jelasnya.

Menurut Salim, sempat tersiar kabar bahwa terduga pelaku adalah warga desanya.

"Kemudian saya suruh Pak Kasun untuk meng-clear-kan (meluruskan informasi). Pelaku apakah benar warga kami atau bukan. Setelah ditelusuri, juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian, pelaku datang ke rumah korban. Kemudian diselesaikan secara kekeluargaan. Surat pernyataan juga sudah ada, dikirim ke Pak Camat dan saya," bebernya.

Baca juga: Sapi Kurban Lepas dan Masuk Minimarket di Bogor, Sempat Kejar Warga

Setelah surat proses kekeluargaan selesai, lanjut Salim, motor itu dikembalikan kepada pelaku, usai dicocokan dengan STNK-nya.

Sementara dalam surat pernyataan yang dibuat, pelaku menyampaikan permintaan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Saat itu juga ditandatangani saksi dari pihak keluarga korban dan juga dari pihak keluarga pelaku," tegas Salim.

"Jadi pelaku ngakunya sedang ada di sungai, entah sedang apa, mungkin mancing atau apa. Melihat korban, kemudian melakukan aksinya itu. Tapi yang jelas kejadian ini sudah clear (selesai), jalur kekeluargaan," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait