Relawan GSP Jatim Blusukan Kampung Sapa Warga Surabaya

Relawan GSP Jatim Blusukan Kampung Sapa Warga Surabaya © mili.id

Anggota relawan Gerakan Sekali Putaran (GSP) Jatim blusukan ke pelosok-pelosok rumah warga di Kota Surabaya. (Foto: Rama Indra/mili.id)

Surabaya – Puluhan anggota relawan Gerakan Sekali Putaran (GSP) Jatim blusukan ke pelosok-pelosok rumah warga di Kota Surabaya, Rabu (24/1) hari ini.

Mereka membagikan susu UHT kepada anak - anak di atas 5 tahun, kalender ke warga, serta mensosialisasikan supaya pilpres 2024 sekali putaran.

Baca juga: Gerak Cepat Anas Karno, Keluhan Air Bersih Langsung Ditindaklanjuti

Puluhan anggota relawan GSP itu menjelajahi dua kecamatan di Surabaya, yaitu Kecamatan Semampir dan Kecamatan Kenjeran.

Koordinator GSP Jatim Veprianto Harsoadi ini mengatakan, warga Surabaya sangat antusias bahkan mendoakan pilpres terjadi sekali putaran dimenangkan oleh Prabowo - Gibran.

"Mereka senang bahkan beberapa mendoakan agar paslon 02 Prabowo-Gibran terpilih menjadi presiden dan wakil presiden di tahun 2024 nanti," papar Viprianto di lokasi Kenjeran, Rabu (24/1/2024).

Menurutnya, masyarakat juga menyampaikan bahwa mereka sangat ingin program -program seperti ini terus dilaksanakan.

Baca juga: HUT Bhayangkara Jadi Momentum BRI Jemursari Perkuat Sinergi dengan Polda Jatim

Masyarakat menilai sepaham, kalau gizi anak - anak ini sangat penting dan perlu diperhatikan, mengingat anak adalah generasi penerus bangsa.

"Mereka di sini rata, sangat menantikan salah satu program dari Pak Prabowo dan Mas Gibran, yaitu progam makan siang gratis" ujar Veprianto.

Sementara itu, dikatakan Veprianto dihadapan warga Surabaya tentang pentingnya kontestasi pilpres 2024 ini dilaksanakan sekali putaran saja. Katanya, supaya ini hemat waktu dan hemat biaya.

"Jika pilpres 2021 sampai putaran ke dua, hal ini tentu hanya ada dua pasang calon presiden dan wakil presiden. Tentu, kondisi ini berpotensi membuat masyarakat terbelah jadi 2 kubu," jelasnya.

Baca juga: PALM PARK Surabaya Hadirkan Staycation Seru Saat Libur Sekolah

Dan nanti, lanjut Veprianto, warga akan saling serang atau saling memfitnah antar satu kubu dengan kubu yang lain, apalagi jika menggunakan isu SARA ini sangat merugikan.

Dikhawatirkan, bakal membuat keadaan sosial masyarakat tidak stabil. Penuh ketakutan, dan juga rasa was-was.

"Kami mendorong pilpres sekali putaran untuk kemenangan Prabowo dan Mas Gibran, karena keduanya adalah sosok tegas, berjiwa muda dan juga merakyat. Kami di Jatim yakin, Prabowo - Gibran bisa mendamaikan suasana di masyarakat," pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait