Prakiraan cuaca wilayah Jawa Timur pada Senin (27/4/2026) siang.
Mili.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur menerbitkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku mulai siang ini, Senin (27/4/2026). Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang secara mendadak.
Berdasarkan data terbaru pukul 11:55 WIB, fenomena cuaca ini mulai terdeteksi di wilayah Panceng, Kabupaten Gresik, dan diperkirakan akan meluas secara signifikan ke berbagai titik di Jawa Timur mulai pukul 12:05 WIB.
Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Sejumlah Wilayah Jatim Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir
Wilayah Terdampak Perluasan Cuaca Ekstrem:
Kondisi cuaca buruk ini diprediksi akan menyisir wilayah timur hingga barat Jawa Timur, meliputi:
Baca juga: Gempa M6,7 Guncang Sulawesi Tengah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Kawasan Tapal Kuda: Sebagian besar Kabupaten Bondowoso dan Situbondo, serta wilayah Kabupaten Jember (Ledokombo, Silo), Banyuwangi (Kalibaru), dan Probolinggo (Gading hingga Kraksaan).
Kawasan Penyangga Surabaya: Kabupaten Gresik (hampir merata di seluruh kecamatan), Kabupaten Lamongan, dan Bangkalan (Bangkalan, Socah, Kamal).
Kawasan Pegunungan & Tengah: Kabupaten Pasuruan (Pandaan, Prigen, Gempol, Bangil), Kabupaten Mojokerto (Pacet, Trawas), hingga Kabupaten Nganjuk.
Kawasan Barat: Sebagian wilayah Madiun (Saradan, Pilangkenceng), Ngawi (Karangjati, Bringin), dan Kabupaten Bojonegoro (Tambakrejo, Sekar, Temayang).
Puncak dan Durasi
Prakirawan BMKG Jawa Timur memprediksi kondisi ini akan mencapai puncaknya pada tengah hari dan diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 14:00 WIB.
Baca juga: Gempa M 6,7 Guncang Palu, Pasien dan Pengunjung RS Samaritan Dievakuasi ke Area Terbuka
Imbauan Keselamatan
Mengingat potensi disertai angin kencang dan petir, masyarakat diminta untuk:
- Menghindari berlindung di bawah pohon besar, baliho, atau bangunan yang kurang kokoh.
- Segera menepi jika jarak pandang saat berkendara mulai terbatas akibat lebatnya hujan.
- Waspada terhadap potensi genangan air di wilayah yang memiliki drainase kurang baik.
- Tetap pantau pembaruan informasi cuaca secara berkala melalui kanal resmi BMKG untuk mengantisipasi perubahan situasi di lapangan.
Editor : Redaksi
