Handphone realme indonesia
mili.id - Realme resmi mengumumkan langkah strategis besar dengan kembali bergabung ke dalam ekosistem Oppo. Perusahaan asal China itu menyatakan akan diintegrasikan dengan Oppo dan kembali diposisikan sebagai submerek, sebagaimana status awal Realme saat pertama kali lahir. Pengumuman tersebut disampaikan pada Rabu (7/1/2026).
Dalam pernyataan resminya, Realme menjelaskan bahwa integrasi ini dilakukan untuk menggabungkan sumber daya kedua perusahaan sekaligus menekan biaya operasional. Langkah tersebut juga dinilai sebagai upaya memperkuat daya saing di tengah ketatnya pasar smartphone global.
Baca juga: Realme C100 Series Ramaikan Pasar Entry-Level
Meski demikian, Realme belum mengungkap detail lebih lanjut terkait mekanisme integrasi, strategi bisnis ke depan, maupun dampak langsung bagi konsumen. Namun keputusan ini tidak sepenuhnya mengejutkan, mengingat Oppo dan Realme berada di bawah payung grup yang sama, BBK Electronics, bersama Vivo.
Laporan eksklusif dari Leifeng.com, yang mengutip sumber internal, menyebutkan bahwa CEO Realme Sky Li akan kembali memimpin Realme setelah resmi menjadi submerek Oppo. Jadwal peluncuran produk Realme dikabarkan tetap berjalan sesuai rencana, sehingga konsumen tidak perlu khawatir akan terhentinya rilis perangkat baru.
Perubahan signifikan justru terjadi pada sektor layanan purnajual. Ke depan, seluruh layanan aftersales Realme akan terintegrasi penuh dengan sistem Oppo, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan.
Baca juga: Ada Nicholas Saputra di Akhir Roadshow Pop Up Store Event OPPO Indonesia
Dengan bergabungnya Realme, Oppo kini memiliki dua submerek, yakni Realme dan OnePlus. Strategi ini mirip dengan Xiaomi yang menaungi Redmi dan Poco. Integrasi ini diyakini akan memperjelas sinergi antara merek utama dan submerek, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya internal.
Sejumlah analis industri menilai langkah ini akan membantu Oppo lebih fokus pada penguatan sumber daya dan ekspansi global, terutama di pasar berkembang seperti Asia Tenggara dan Eropa.
Baca juga: Pengalaman Belanja Premium di OPPO International Skyport Surabaya
Sebagai catatan, Realme awalnya memang lahir sebagai submerek Oppo, sebelum memisahkan diri dan debut sebagai merek independen lewat peluncuran Realme 1 pada Mei 2018. Sejak saat itu, Realme berkembang pesat dan memasarkan produknya secara mandiri di India, Asia Tenggara—including Indonesia—hingga Eropa.
Kini, setelah hampir delapan tahun berdiri sendiri, Realme resmi “pulang kandang” ke Oppo, membuka babak baru dalam strategi bisnis kedua perusahaan di industri smartphone global.
Editor : Redaksi
