Pencemaran Kimia, Warga Tengger Surabaya Minta Pemkot Tutup Pabrik Emas PT. SJL

Pencemaran Kimia, Warga  Tengger Surabaya Minta Pemkot Tutup Pabrik Emas PT. SJL © mili.id

Warga Asapat jalan Tengger Surabaya, pada tgl 12 September 2025, pukul 22.00 mulai berdatangan untuk mendatangi PT. SJL yang sedang melakukan operasional peleburan emas

Surabaya, mili id - Warga jalan Tengger, Kecamatan Benowo, Surabaya, meminta Pemerintah Kota Surabaya agar segera menutup pabrik peleburan emas PT Suka Jadi Logam (SJL) yang telah mengeluarkan aroma kimia.

PT SJL telah mengeluarkan aroma kimia yang dianggap oleh warga sekitar sangat membahayakan pernapasan dan mengandung racun sehingga berdampak pada pernapasan.

Baca juga: Pemprov DKI Tangkap 10 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pemusnahan Dilakukan Sesuai SOP Lingkungan

" Aroma yang dikeluarkan oleh pabrik peleburan emas, PT SJL adalah racun, karena mengandung zat kimia membahayakan, berkali-kali warga meminta agar pindah, karena pabrik berada di pemukiman," ujar salah satu warga jalan Tengger Surabaya, Sabtu(13/9/2025).

Sebelumnya, Warga Asapat jalan Tengger Surabaya, pada tgl 12 September 2025, pukul 22.00 mulai berdatangan untuk mendatangi PT. SJL yang sedang melakukan operasional peleburan emas dengan menggunakan bahan kimia beracun.

Baca juga: Sampah Menggunung di Pantai Kuta, Aksi Buang Diam-Diam Bikin Resah

karena saat acara pertemuan rutin warga RT 04 RW 06 Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo, Surabaya berlangsung di Pos RT, warga merasakan adanya bau menyengat dan membuat sesak napas dan batuk-batuk.

"Ayoo warga Perumahan Bumi Tengger Sejahtera kita viralkan video ini supaya bisa sampai ke Pak Presiden Prabowo Subianto,"teriak salah satu warga.

Baca juga: Kebakaran Pabrik Pestisida di Tangerang Selatan Picu Kematian Ikan di Sungai Jaletreng

Tidak hanya itu saja, Kecamatan Benowo telah bersurat kepada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur tentang Permohonan Tindakan Tegas kepada PT. Suka Jadi Logam.

Editor : Muhammad



Berita Terkait