Konvoi Tutup Jalan saat Takbiran di Surabaya, 14 Pemuda Diamankan

Konvoi Tutup Jalan saat Takbiran di Surabaya, 14 Pemuda Diamankan © mili.id

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menginterogasi pemuda yang diamankan karena konvoi menutup Jalan Embong Malang. (Istimewa)

Surabaya, mili.id - Sebanyak 14 pemuda diamankan Tim Jogoboyo 97 karena dalam aksi konvoi yang mengganggu ketertiban umum di sekitar Jalan Embong Malang dan Jalan Kapas Krampung, pada Minggu (30/3/2025) malam.

Insiden ini bermula dari laporan yang diterima melalui Command Center 1.0 pada pukul 23.15 WIB. Laporan itu menyebutkan adanya kelompok besar yang melakukan konvoi dan menutup jalan, mengganggu arus lalu lintas serta meresahkan pengendara lain saat malam takbiran.

Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Teguh Santoso mengatakan, atas perintah Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, pihaknya bersama anggota jajaran langsung terjun ke lokasi.

"Kami langsung bergerak ke titik lokasi untuk mengambil tindakan tegas dengan membubarkan, serta mengamankan para pelaku konvoi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum," katanya.

Dari tangan mereka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya: 6 unit sepeda motor, 1 unit mobil pikap Daihatsu Gran Max, 10 unit ponsel, 6 bendera, 3 stik bendera dan 6 buah bass drum.

Sebagai tindak lanjut, pihak kepolisian menerapkan dua tindakan hukum terhadap para pelaku. Mereka yang melanggar aturan lalu lintas, diberlakukan sanksi tilang sesuai dengan peraturan yang berlaku. 

"Bagi yang terlibat dalam gangguan ketertiban umum, dikenakan proses tindak pidana ringan (Tipiring) untuk memberikan efek jera," tegasnya.

Dengan demikian, Teguh mengimbau masyarakat, terutama anak muda agar tidak melakukan aksi yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Ia memastikan akan terus melakukan patroli guna menjaga ketertiban dan keamanan Surabaya.

"Kami juga mengingatkan bahwa aksi konvoi liar dapat berujung pada tindakan hukum yang merugikan pelakunya sendiri. Diharapkan ke depannya, masyarakat lebih sadar akan pentingnya menaati aturan serta menjaga kondusivitas kota," pungkasnya.

Baca juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, YBM PLN UP3 Surabaya Selatan Dorong Kesadaran Hidup Sehat Masyarakat

Editor : Achmad S



Berita Terkait