3 Remaja Terlibat Perang Sarung di Surabaya Diciduk Tim Jogoboyo 97

3 Remaja Terlibat Perang Sarung di Surabaya Diciduk Tim Jogoboyo 97 © mili.id

Ketiga remaja terlibat perang sarung di Surabaya diamankan Tim Jogoboyo 97 (Foto: Ist)

Surabaya, mili.id - Tiga remaja yang terlibat perang sarung di Surabaya diciduk Tim Jogoboyo 97.

Tim Jogoboyo 97 Satsamapta Polrestabes Surabaya mengamankan 3 remaja itu di Jalan Raya Dukuh Kupang, kota setempat, Rabu (12/3/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.

Baca juga: Ketua Komisi A DPRD Surabaya Apresiasi Gerak Cepat Polrestabes Ungkap Kasus Pengeroyokan Siswa SMA

Ketiga remaja yang diamankan berinisial YAR (15), AF (18), dan MRZ (17), yang seluruhnya warga Simogunung Keramat Timur, Surabaya.

Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Teguh Santoso menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya tawuran remaja menggunakan sarung yang diikat dan diselipi benda keras.

"Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim 5 Jogoboyo yang dipimpin oleh Aiptu Eko Cristianto segera melakukan penyisiran di lokasi kejadian," kata Teguh.

Tim langsung bergerak dan mengamankan tiga remaja yang diduga terlibat perang sarung. Selain itu, petugas turut menyita sejumlah barang bukti yang dinilai membahayakan orang lain.

Baca juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, YBM PLN UP3 Surabaya Selatan Dorong Kesadaran Hidup Sehat Masyarakat

"Selain mengamankan para pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya enam buah sarung yang digunakan dalam tawuran, sebuah balok kayu, satu pipa besi kecil, satu unit motor dan empat unit handphone," beber Teguh.

Setelah diamankan, para remaja berikut barang bukti langsung diserahkan kepada personel piket Polsek Sawahan, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Aksi perang sarung yang semakin marak di bulan ramadan ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Teguh mengimbau para orangtua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama saat malam hingga dini hari.

Baca juga: Dalam Semangat Hari Lahir Pancasila, Srikandi PLN UP3 Surabaya Selatan Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Wonokromo

"Kami berharap para orangtua lebih peduli dengan kegiatan anak-anaknya, terutama selama ramadan. Jangan sampai kegiatan sahur bersama berubah menjadi ajang tawuran yang bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain," tegasnya.

Sementara Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty mengungkapkan, pihaknya berkomitmen terus meningkatkan patroli malam guna mengantisipasi perang sarung serta gangguan kamtibmas lainnya selama ramadan.

"Tim Jogoboyo, yang dikenal dengan patroli TROLI PARUNG (Patroli Petasan dan Perang Sarung) akan semakin gencar menyisir titik-titik rawan di Kota Surabaya, untuk menjaga ketertiban selama bulan suci ramadan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait