Pengurus Ormas KORAK Gresik
Mili.id - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Masyarakat Komunitas Rakyat Anti Korupsi (Ormas KORAK) akan segera dilantik atau dikukuhkan.
Rencana pengukuhan akan dilakukan DPP Ormas Korak pada (17/6), dengan mengundang beberapa instansi atau lembaga, ormas, pengusaha, tokoh masyarakat dan sejumlah media.
Baca juga: Pengurus Wartawan dan Aliansi Gresik Selatan Resmi Dilantik
"Saat ini, kepengurusan sudah terbentuk dan kemarin sudah menghadap Ketua Umum DPP KORAK, Parlindungan Sitorus," ungkap Ketua DPC Ormas KORAK Gresik, Daniel Sucahyono, melalui keterangannya kepada redaksi Mili.id, Jumat (28/5).
Daniel menjabarkan, beberapa struktur pengurus KORAK Gresik berasal dari lintas profesi. Mulai pengusaha, advokat, aktivis buruh, hingga profesi lainnya. Seperti Shubkhi Basyar (Wakil Ketua), Irvan Mudji Rahardjo (Sekretaris), Evawany Emiliyah (Bendahara), dan beberapa nama lainnya.
"Tujuan kami menjadi bagian dalam mendukung program-program pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan oleh Pemkab Gresik," paparnya.
Di samping itu, KORAK Gresik akan melakukan pendampingan terhadap masyarakat untuk memperoleh keadilan, mencegah korupsi, kolusi dan nepotisme. Kemudian melestarikan lingkungan serta pemberdayaan ekonomi.
Baca juga: Anak Kali Lamong Meluap, KORAK Gresik Turun Beri Bantuan
"Untuk mencapai itu, kami tidak bisa sendirian. Tentu butuh sinergi dengan pihak-pihak lain, baik dengan instansi pemerintah, aparat penegak hukum, ormas, akademisi, dan pihak lainnya," ungkap Daniel.
"Dan lagi, kami akan memperkuat sinergi itu, dengan harapan keberadaan KORAK Gresik bisa bersinergi dengan semua instansi pemerintahan, baik dari desa sampai kabupaten," lanjutnya.
Setelah pelantikan, KORAK Gresik akan memperkuat struktur kepengurusan hingga tingkat desa. Menurut Daniel, hal ini penting dilakukan mengingat ekskalasi politik menuju pemilihan Pilpres 2024 mulai tinggi.
Baca juga: DPC Korak Gresik Bagi Takjil On The Road
Hadirnya KORAK Gresik, lanjut Daniel diharapkan jadi bagian menjaga kondusivitas akibat tingginya tensi politik.
"KORAK Gresik segera membentuk PAC di setiap kecamatan, untuk mencegah oknum yang mengaku anggota kami," demikian Daniel.
Editor : Redaksi
