Polemik Rencana Penggunaan Jalan Irian Jaya Situbondo Jadi Pasar Ramadan 2025

Polemik Rencana Penggunaan Jalan Irian Jaya Situbondo Jadi Pasar Ramadan 2025 © mili.id

Jalan Irian Jaya Situbondo (Foto: Fatur Bari/mili.id)

Situbondo, mili.id - Rencana penggunaan Jalan Irian Jaya Situbondo untuk Pasar Ramadan 2025 berujung polemik.

Para pemilik ruko di Jalan Irian Jaya mulai menolak. Sedangkan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Situbondo ngotot Pasar Ramadan 2025 tetap digelar di sana.

Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026

Salah satu pemilik ruko di Jalan Irian Jaya mengaku kesulitan mendapatkan pelanggan dan penurunan omzet, ketika jalan tersebut digunakan Pasar Ramadan Tahun 2023 dan 2024.

"Kami yang merasakan dampaknya. Penjualan kami benar-benar turun drastis. Bahkan tahun lalu kami tidak mampu memberi THR penuh kepada karyawan lantaran pendapatan kecil," ujar AN, seorang pemilik ruko di sana, Senin (24/2/2025).

AN berharap pemerintah dapat menggunakan tempat lain untuk Pasar Ramadan 2025, seperti jalan di sekitar Alun-alun Situbondo atau di tempat yang tidak mengganggu pelaku usaha lain.

"Saya mewakili para pemilik toko berharap, pasar murah ramadan digelar di tempat lain saja," tegas AN.

Baca juga: Polres Situbondo Amankan Komplotan Pelaku Curas Moncel

Sementara Kepala Diskoperindag Situbondo, Edy Wiyono mengaku kesulitan mencari lokasi baru untuk Pasar Ramadan 2025.

Menurutnya, setelah disurvei, lokasi lain memiliki potensi bentrok dengan warga.

"Saya tidak sembarang memilih tempat. Melalui survei dan kajian untuk mengetahui kelayakan. Di Jalan Irian Jaya yang paling layak," beber Edy.

Baca juga: Polres Situbondo Tambah Pos Pelayanan di Pelabuhan Jangkar untuk Pemudik

Edy menambahkan, semula Diskoperindag memiliki beberapa opsi, yaitu di Jalan Seroja, Jalan Mawar dan Alun-alun Situbondo. Namun hasilnya justru disoal warga.

"Di tempat itu justru potensi bentrok dengan warga sangat besar. Sehingga tidak layak digunakan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait