Dirjen IKMA Tinjau Sentra IKM Alas Kaki di Kota Mojokerto

Dirjen IKMA Tinjau Sentra IKM Alas Kaki di Kota Mojokerto © mili.id

Dirjen IKMA Kemenperin Reni Yanita didampingi Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro saat meninjau sentra IKM Alas Kaki di Jalan Raya Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon. (nana/mili.id)

Mojokerto, mili.id - Sentra IKM Alas Kaki Prajurit Kulon, Kota Mojokerto kini dilengkapi mesin produksi berskala industri. Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Reni Yanita meninjau langsung hasil revitalisasi gedung itu.

Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro didampingi Kepala Diskopukmperindag Ani Wijaya menyambut langsung kedatangan Dirjen IKMA bersama rombongan ke gedung yang tersentuh revitalisasi dari bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024 sebesar Rp12,6 M, Rabu (9/1/2025).

’’Karena ketentuan sekarang DAK satu tahun harus operasional, jadi kita melihat mesin apa yang sudah direalisasikan dan yang sudah diuji coba,’’ ungkapnya.

Kota Mojokerto pun menjadi satu-satunya daerah yang mendapatkan alokasi khusus di wilayah Provinsi Jawa Timur.

Dari total 78 paket bantuan DAK yang dikucurkan oleh Ditjen IKMA pada 2024, hanya 2 yang diperuntukkan pengembangan sentra alas kaki. Yakni, Yogyakarta dan Kota Mojokerto.

Dirjen IKMA ini mengapresiasi Diskopukmperindag Kota Mojokerto yang telah berhasil merealisasikan anggaran 100 persen untuk pengadaan mesin produksi.

Ia pun berharap, perajin alas kaki di Kota Mojokerto meningkatkan produktivitas para perajin alas kaki dengan dukungan peralatan yang modern tersebut.

Sebab melalui perangkat mesin canggih ini para perajin bisa memproduksi alas kaki dengan kualitas yang lebih baik. Dan juga dengan kemampuan kapasitas produksi yang lebih besar dibanding konvensional.

"Harapannya juga untuk menghasilkan produk alas kaki lebih berdaya saing lagi karena dengan mesin ini akan lebih presisi, lebih kuat, dan lebih cepat,’’ imbuhnya.

Ia pun membuka kesempatan seluas-luasnya bagi perajin alas kaki di Kota Mojokerto untuk memanfaatkan fasilitas di Sentra IKM Alas Kaki Prajurit Kulon itu.

Sebab, selain bantuan untuk fisik, Ditjen IKMA juga memberikan dukungan berupa pelatihan untuk mengoperasikan mesin produksi.

"Jadi terbuka bagi pelaku IKM Kota Mojokerto maupun masyarakat umum yang ingin membuat usaha alas kaki,’’ bebernya.

Para pelaku IKM alas kaki kini tak hanya dituntut untuk sekadar eksis. Tapi, perajin juga harus terus berinovasi untuk membangun brand awareness dalam mempertahankan pelanggan.

’’Makanya dengan adanya fasilitas ini harapannya para konsumen akan terus tetap memilih produk alas kaki Kota Mojokerto,’’ tuturnya.

Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro sangat berterima kasih kepada Dirjen IKMA Kemenperin yang telah berkunjung dan memberikan atensi terhadap pengembangan sentra alas kaki.

Lantaran, alas kaki menjadi salah satu produk unggulan di Kota Onde-onde. ’’Terima kasih banyak saya ucapkan kepada Ditjen IKMA Kemenperin yang sudah memberikan support DAK untuk sentra IKM di Kota Mojokerto,’’ pungkasnya.

Baca juga: Tergiur Ritual Penggandaan Uang, Warga Kehilangan Rp22 Juta di Mojokerto

Editor : Achmad S



Berita Terkait