Mobil pikap yang dilarikan pelaku Doni Santoso.
Surabaya, mili.id - Niat baik tak selalu berbuah manis, seperti yang dialami Agus Wahyudi (48), warga Dinoyo, Surabaya, di mana pikap Suzuki Carry L 8281 NB miliknya sampai kini belum diketahui keberadaanya setelah dipinjam temannya, Doni Santoso (34), asal Penjaringan Sari, Rungkut.
Agus bercerita, mobil keluaran 2023 ini dipinjam pelaku yang merupakan mantan marketing dealer, pada Sabtu (30/11/2024) lalu. Sekitar pukul 15.15 WIB, terlapor meminjam mobil itu dengan alasan untuk mengangkut perabotan rumah.
Baca juga: Ketua Komisi A DPRD Surabaya Apresiasi Gerak Cepat Polrestabes Ungkap Kasus Pengeroyokan Siswa SMA
"Waktu itu terlapor datang ke rumah dengan maksud mau meminjam mobil pikap, keperluannya untuk pindahan rumah. Awalnya nggak saya kasih, tapi memaksa. Ya sudah saya pinjamkan, lalu janji mau dikembalikan pukul 19.00 WIB," katanya, Rabu (8/1/2025).
Waktu terus berjalan, hingga pukul 19.00 WIB sesuai janji terlapor, pikap senilai Rp 77 juta ini tak kunjung dikembalikan, dan Agus menduga pikap miliknya dilarikan oleh terlapor.
"Tapi ditunggu sampai sekarang tidak kembali. Terlapor kabur dan menghilang," lanjutnya.
Baca juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, YBM PLN UP3 Surabaya Selatan Dorong Kesadaran Hidup Sehat Masyarakat
Agus memastikan setelah ia mendatangi rumah Doni dan mendapati pikap yang digunakan untuk bekerja ini tak ada di rumah terlapor tersebut. Begitu juga ketika Agus mendatangi tempat kerja Doni untuk mencari keberadaannya, ternyata juga tidak membuahkan hasil.
"Saya sudah datangi rumah terlapor sesuai KTP. Saya bertemu mertua, istri, dan anak terlapor. Tapi terlapor sendiri tidak ada. Pikap saya pun juga tidak ada di rumahnya," terangnya.
Atas hal tersebut, Agus lantas melaporkan Doni ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Tegalsari. Laporan itu tertuang di nomor LPM/296/XII/2024/SPKT tertanggal 6 Desember 2024.
Kapolsek Tegalsari Kompol Riski Santoso membenarkan bila korban telah membuat laporan. Pihaknya memastikan anggotanya tengah melakukan penyelidikan dan kasusnya masih berjalan.
"Betul mas, sudah melaporkan. Keberadaan pelaku masih kami telusuri," pungkasnya.
Editor : Aris S
