SDN Sukoanyar Mojokerto Dibobol Maling, Setiap Kelas Ada Barang yang Hilang

SDN Sukoanyar Mojokerto Dibobol Maling, Setiap Kelas Ada Barang yang Hilang © mili.id

Salah satu ruangan SDN Sukoanyar yang disatroni maling. Foto : (dok. Polsek Ngoro)

Mojokerto, mili.id - SDN Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Mojokerto dibobol maling, dan dalam aksinya pelaku berhasil mencuri tikar, speaker, kipas angin, bahkan buku tugas dan buku bacaan siswa.

Peristiwa pencurian itu baru diketahui oleh pihak sekolah pada Kamis (2/1/2025) pagi, usai melihat jendela bagian belakang sekolah besinya dirusak.

Baca juga: Truk Kontainer Terguling di Simpang Jampirogo Mojokerto, Dua Polisi Lalu Lintas Berlarian Selamatkan Diri

"Awal taunya gara-gara jendela kelas 6 rusak, teralis besinya dijebol. Kayaknya untuk jalan masuk dan keluar maling," ujar Kepala SD Negeri Sukoanyar Dini Endah Purwanti, Kamis (2/1/2024).

Dini menduga, pelaku pembobolan sekolah ini lebih dari satu orang. Sebab, barang yang hilang banyak, barang berharga dan buku siswa mulai kelas 1 hingga kelas 6 digondol maling.

"Setiap kelas ini ada barang yang hilang," terangnya.

Ia menjelaskan, saat pelaku berhasil masuk di kelas 6 dan kelas 5 mereka berhasil menggondol uang kas siswa sekitar Rp 1 juta.

Sementara saat pelaku berhasil memasuki kelas 1, 2, 3 dan 4, kawanan maling itu berhasil menggondol kipas angin, speaker, tikar dan mikrofon.

Baca juga: Gelap Gulita, Pria 65 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Lapangan Surodinawan Mojokerto

Lebih parahnya, para maling ini juga menggasak buku tugas siswa kelas 1 dan buku bacaan siswa kelas 1 yang diletakkan di pojok literasi.

"Total kerugian sekitar Rp 5 hingga 6 juta," ungkapnya.

Menurut Dini, pelaku masuk melalui jendela kelas 6 yang dirusak, selanjutnya masuk di masing-masing kelas melewati pintu antar kelas.

Baca juga: Jejak Langkah dari Mojokerto: Sepatu Buatan Tangan yang Menemani Mimpi Anak Sekolah

Peristiwa pencurian diperkirakan terjadi pada Sabtu (28/12/2024) atau Minggu (29/12/2024) pekan lalu. Hanya saja baru diketahui pihak sekolah saat siswa masuk kelas pada Kamis (2/1/2025).

Dini mengaku, pada hari Senin (30/12/2024) lalu pihaknya bersama para guru juga berada di sekolah. Namun, lantaran siswa sedang libur para guru tidak masuk ke dalam kelas.

"Kejadian pencurian itu sudah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat," pungkas Dini.

Editor : Aris S



Berita Terkait