Mayat di Pantai Parang Ireng Alas Purwo Banyuwangi itu Wanita, Pakai Gelang Hitam

Mayat di Pantai Parang Ireng Alas Purwo Banyuwangi itu Wanita, Pakai Gelang Hitam © mili.id

Evakuasi mayat wanita dari Pantai Parang Ireng Alas Purwo Banyuwangi (Foto: Polsek Tegaldlimo for mili.id)

Banyuwangi, mili.id - Mayat yang ditemukan terapung di muara Pantai Parang Ireng Alas Purwo Banyuwangi ternyata seorang wanita.

Lokasi penemuan mayat wanita itu masuk wilayah Dusun Kutorejo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo. Mayat tersebut ditemukan pada Jumat (20/12/2024) lalu.

Baca juga: Tradisi Ithuk-Ithukan Banyuwangi Tetap Lestari, Wujud Syukur Warga Osing atas Sumber Kehidupan

Ciri-ciri itu diketahui setelah pemeriksaan luar yang tim dilakukan Tim Forensik RSUD Blambangan.

Didapati kondisi mayat telah rusak, khususnya di bagian wajah.

"Dari hasil visum luar didapati bahwa mayat tersebut dengan kondisi rusak bagian wajah dan selangkangan kaki kanan," jelas Kapolsek Tegaldlimo, Iptu Sadimun, Sabtu (21/12/2024).

Sadimun menambahkan, pada tubuh korban juga ditemukan gelang warna hitam yang dipakai pada pergelangan tangan kiri. Diperkirakan korban telah meninggal lebih dari 5 hari.

"Ditemukan gelang warna hitam di tangan kiri dan menggunakan celana dalam motif bunga warna oranye. Perkiraan mayat tersebut sudah meninggal sekitar 5 hari lebih," beber dia.

Baca juga: Mayat Misterius di Muara Tambak Wedi, Warga Surabaya Heboh

Sedangkan untuk tinggi badannya sekitar 160 sentimeter. Dan usianya antara 20 hingga 30 tahun.

Sadimun menjelaskan bahwa jasad perempuan itu pertama kali ditemukan oleh pencari rongsokan di Blok Muara Parang Ireng, masuk Resort Pancur Taman Nasional Alas Purwo. Penemuan itu kemudian dilaporkan ke petugas jaga.

"Jasad ditemukan mengapung oleh pencari rongsokan yang kemudian dilaporkan ke petugas jaga TN Alas Purwo pada hari Jumat sekitar pukul 13.27 WIB. Mayat tersangkut di pohon samping pesisir daerah Muara Parang Ireng arah Pantai Plengkung masuk Resort Pancur," jelasnya.

Penemuan jasad itu kemudian dilaporkan ke Mapolsek Tegaldlimo. Jasad lalu dibawa ke RSUD Blambangan untuk keperluan visum.

Baca juga: Nini Carlina Comeback di Kampung Halaman, Rilis Lagu Religi “Siti Hajar” Penuh Haru

Sementara waktu jasad disimpan di RSUD Blambangan. Sadimun mengimbau bagi warga yang mengenali ciri-ciri yang sudah dijelaskan agar segera melapor.

"Kami mengimbau bagi warga yang kehilangan salah satu keluarga dengan ciri-ciri yang sudah dijelaskan agar segera melapor," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait