Mengingat Lagi Perjanjian 'Keramat' 2006 Jelang Pertandingan Persebaya Vs Arema FC

Mengingat Lagi Perjanjian 'Keramat' 2006 Jelang Pertandingan Persebaya Vs Arema FC © mili.id

Bonek mendukung Persebaya di GBT Surabaya (Foto: persebaya.id)

Surabaya - Arema FC dilarang menonton pertandingan Persebaya vs Arema FC yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Pelarangan itu disampaikan Ketua Panpel Persebaya, Ram Surahman dalam surat yang diterbitkan pada 4 Desember 2024.

Baca juga: Gerak Cepat Anas Karno, Keluhan Air Bersih Langsung Ditindaklanjuti

Ram Surahman menyampaikan bahwa keputusan itu diambil sesuai dengan Regulasi Kompetisi BRI Liga 1 2024/2025.

"Kami memohon kepada manajemen Arema FC untuk mensosialisasikan kepada seluruh kelompok, komunitas, maupun individu suporter Arema FC bahwa mereka tidak diperkenankan hadir di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya," kata Ram dalam surat tersebut.

Surat pemberitahuan tersebut juga ditembuskan ke PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator liga.

Juga ditembuskan ke Polrestabes Surabaya untuk memastikan keamanan selama pertandingan.

Panpel Persebaya juga mengapresiasi kerja sama yang baik dari manajemen Arema FC dalam mensosialisasikan kebijakan ini kepada suporternya.

Laga yang diprediksi berlangsung sengit dan sarat gengsi itu digelar pada Sabtu (7/12/2024), dengan kick off pukul 15.30 WIB.

Baca juga: HUT Bhayangkara Jadi Momentum BRI Jemursari Perkuat Sinergi dengan Polda Jatim

Kedua tim yang sama-sama memiliki tren positif akan berlaga pada pekan ke-13 BRI Liga 1 2024/2025.

Imbauan Pentolan Bonek dan Arema FC

Dalam beberapa video yang tersebar, sejumlah pentolan Bonek mengimbau agar barisan suporter Persebaya turut menjaga kondusifitas keamanan, baik sebelum, selama dan setelah pertandingan.

Mereka juga meminta Bonek tidak terprovokasi narasi-narasi yang ada media sosial.

Baca juga: PALM PARK Surabaya Hadirkan Staycation Seru Saat Libur Sekolah

Sedangkan beberapa pentolan Aremania juga mengimbau suporter Arema FC untuk tidak berangkat ke Surabaya dan mentaati regulasi larangan away yang telah ditetapkan PSSI.

Untuk diketahui, perjanjian 'keramat' telah dibuat Aremania dan Bonek di Polda Jatim 2006.

Dalam perjanjian itu, Aremania dan Bonek berjanji untuk tidak saling away saat ada pertandingan.

Perjanjian itu sekaligus menjadi tolak ukur untuk bagaimana sama-sama menghormati, dan sama-sama menjalankan.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait