Petugas mnegolah tempat kejadian perkara penemuan mayat korban di area persawahan.
Situbondo - Marsudi (60), warga Mandaran, Besuki, Situbondo ditemukan tewas terkubur lumpur di areal persawahan blok Makam Besar, Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Kamis (21/11/2024).
Ketika ditemukan pertama kali oleh Syarifuddin (65), salah seorang petani setempat, kondisi mayat Marsudi dalam posisi tengkurap terkubur lumpur di areal tanaman padi persawahan setempat.
Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026
Mendapati ada mayat pria terkubur lumpur, Syarifuddin langsung memberitahukan kepada Kepala Desa (Kades) Demung, Aguk, dan laporan tersebur silanjutkan ke pihak kepolisian.
"Awalnya warga tidak mengenal mayat pria yang ditemukan terkubur lumpur, namun setelah dibersihkan menggunakan air, ternyata Marsudi yang ditemukan sudah meninggal terkubur lumpur," ujar Aguk, Kamis (21/11/2024).
Sementara itu, Kapolsek Besuki, Situbondo AKP Abdullah melalui Kanit Reskrim Aipda Bastomi mengatakan, begitu mendapat informasi ada penemuan mayat, pihaknya melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat korban ke kamar RSUD Besuki.
Baca juga: Tragedi di Lereng Dukono: Letusan Gunung di Halmahera Tewaskan Dua WNA dan Satu Pendaki Lokal
"Karena pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi, sehingga jasad Marsudi diserahkan kepada keluarganya. Namun, sebelum diserahkan perwakilan keluarga disuruh menulis surat pernyataan," kata Aipda Bastomi.
Menurutnya, berdasarkan keterangan keluarga, Marsudi mengalami depresi sejak ditinggal istrinya.
Baca juga: 16 Jenazah Korban Bus ALS vs Truk Tiba di RS Bhayangkara Palembang
Sedangkan sebelum ditemukan meninggal terkubur lumpur, dia jalan kaki di pematang areal persawahan perbatasan antara Mandaran dengan Desa Demung,
"Diduga kuat, saat berjalan di pematang sawah dia terjatuh dalam posisi tengkurap, sebelum akhirnya ditemukan sudah meninggal oleh salah seorang petani," pungkasnya.
Editor : Aris S
