Sejarah dan Peran Penting Parlemen Indonesia dalam Demokrasi

Sejarah dan Peran Penting Parlemen Indonesia dalam Demokrasi © mili.id

Geladih bersih pelantikan anggota DPRD Kota Surabaya.(Dok)

Mili.id - Hari Parlemen Indonesia diperingati setiap tanggal 16 Oktober sebagai penghormatan kepada lembaga legislatif yang menjadi fondasi demokrasi di Indonesia.

Pada tanggal inilah di tahun 1945, parlemen pertama kali dibentuk, bersamaan dengan berdirinya Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BP-KNIP).

Baca juga: Semua Fraksi Setuju, RUU Polri Selangkah Lagi Disahkan di Paripurna DPR

Sejak itu, parlemen berperan penting dalam proses politik, pembuatan undang-undang, dan pengawasan pemerintah di Indonesia.

Sejarah Singkat Parlemen Indonesia

Dilansir dari laman dpr.co.id, Parlemen Indonesia dimulai pada tahun 1945 dengan pembentukan BP-KNIP oleh Presiden Soekarno sebagai lembaga legislatif sementara hingga terbentuknya parlemen resmi.

Pada masa itu, BP-KNIP bertugas untuk mengawasi jalannya pemerintahan dan membantu merumuskan undang-undang dasar bagi Indonesia yang baru merdeka. Parlemen kemudian berkembang menjadi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan adanya pemilu pertama pada tahun 1955.

Setelah berbagai perubahan politik, termasuk Orde Lama dan Orde Baru, DPR bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) kini berfungsi sebagai bagian dari Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), yang memiliki wewenang mengubah undang-undang dasar, memberikan mandat kepada presiden, serta mengevaluasi kebijakan pemerintahan.

Fungsi dan Peran Parlemen Indonesia

Sebagai lembaga perwakilan rakyat, dilansir dari indonesia.go.id jika parlemen Indonesia memiliki peran yang signifikan dalam menjaga jalannya demokrasi. Beberapa fungsi utama parlemen adalah:

Baca juga: Pemerintah Intens Bahas Pelemahan Rupiah, Koordinasi Fiskal dan Moneter Diperkuat

Legislasi: Merumuskan dan mengesahkan undang-undang sebagai dasar hukum pelaksanaan pemerintahan.
Pengawasan: Memastikan bahwa pemerintah menjalankan tugasnya sesuai aturan yang berlaku dan transparan.

Anggaran: Mengatur dan menyetujui anggaran negara untuk memastikan dana publik digunakan secara tepat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Di era reformasi, parlemen juga berfungsi sebagai wadah aspirasi rakyat, dan anggota parlemen yang dipilih melalui pemilu bertanggung jawab untuk menyampaikan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat nasional.

Pentingnya Peringatan Hari Parlemen

Baca juga: DPR Dorong Pengaturan Lebih Jelas Soal Polisi Aktif di Ormas dalam RUU Polri

Peringatan Hari Parlemen Indonesia bertujuan untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya parlemen dalam sistem demokrasi.

Ini juga menjadi momen refleksi bagi lembaga legislatif untuk menjaga kepercayaan publik dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam setiap keputusannya.

Bagi masyarakat, Hari Parlemen Indonesia adalah pengingat akan hak dan kewajiban warga negara untuk aktif dalam proses demokrasi, termasuk mengawasi kinerja parlemen dan memilih wakil-wakil rakyat yang kompeten.

 

Editor : Aris S



Berita Terkait