Para pendaki yang baru turun. (Eko Wahyudiyanto for mili.id)
Banyuwangi - Puluhan pendaki yang melalui jalur pendakian via Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi langsung turun usai muncul titik api dekat jalur pendakian Gunung Raung. Hingga Minggu (13/10) sore, seluruh pendaki yang berada di pos pendakian sudah turun dan menghentikan pendakian.
"Ada sekitar 20 pendaki yang sudah turun hingga Minggu sore tadi," kata Sekretariat Pendakian Gunung Raung, Eko Wahyudiyanto.
Eko menyebut, pendaki itu sedianya akan menuju puncak Gunung Raung. Beberapa sudah ada yang sampai di kamp 5 berada pada ketinggian 2.045 mdpl.
"Ada pendaki yang sudah sampai pos 5 pada Minggu pagi. Semua kita minta untuk turun segera," terangnya.
Eko pun belum bisa merinci ke-20 pendaki yang sudah turun ke titik aman atau kamp sekretariat pendakian itu berasal dari wilayah mana saja. Ia hanya menyampaikan jika terdapat pendaki dari luar negeri selain pendaki domestik.
"Manca (pendaki dari luar negeri) juga ada. Ada dikisaran 20 orang. Untuk pastinya sampai malam ini masih kita lakukan pendataan," ungkapnya.
Hingga kini belum diketahui sumber api yang diduga membakar lahan kering di lereng Gunung Raung tersebut. Titik api berada di antara jalur Kalibaru dan Glenmore.
"Belum pasti, soalnya awal ada dikanan jalur. Dan apinya dari sebelah timur jalur jauh," tambah Eko.
Akibat munculnya titik api, pihak Sekretariat Pendakian Gunung Raung via Wonorejo - Kalibaru ditutup sementara. Informasi penutupan itu tertuang dalam surat pengumuman nomor: B.026/Pan-Pel/Mt. Raung/II/2024 tertanggal 13 Oktober 2024.
Titik api diketahui jauh dari pemukiman warga dan masih tergolong aman. Tim TRC BPBD Jatim pun sudah terjun ke lokasi untuk memantau titik api.
"Kami sudah di lokasi. Masih tergolong aman namun kita imbau agar pendaki tetap turun," ujar Agen Informasi Bencana TRC BPBD Jawa Timur, Ismanto.
Dari pantauan yang dilakukan, masih kata Ismanto, posisi titik api diperkirakan berada di wilayah Krikilan, Kecamatan Glenmore. Dan jauh dari pemukiman warga.
Pihaknya pun belum bisa memastikan asal muasal sumber api. Untuk itu, hingga kini masih dilakukan koordinasi dengan pemangku terkait.
"Belum bisa dipastikan. Kita masih koordinasi dengan stakeholder terkait," tandasnya.
Baca juga: Nini Carlina Comeback di Kampung Halaman, Rilis Lagu Religi “Siti Hajar” Penuh Haru
Editor : Achmad S
