Pecahkan Berbagai Persoalan, Pemkot Siapkan Buser

Pecahkan Berbagai Persoalan, Pemkot Siapkan Buser © mili.id

Eri Cahyadi/Instagram

Mili.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah menyiapkan Buser atau Buru Sergap di setiap lingkungan RT. Buser yang dimaksud merupakan kader yang siaga membantu pemkot menyelesaikan permasalahan sosial, kesehatan, hingga kemiskinan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan, Buser nantinya dipilih dari kader yang aktif oleh kelurahan, Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk membantu pemkot menyelesaikan masalah sosial hingga kesehatan. 

Baca juga: Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

“Jadi dari kader-kadernya Kota Surabaya akan diambil, dites yang mampu. Nanti dijadikan Buser Surabaya Hebat. Ini adalah orang-orang dari kader yang kita ambil menjadi bagian," kata Eri, Jumat (25/2).

Untuk kader-kader yang lain, Eri memastikan mereka tetap jalan dengan tugas yang berbeda. Setidaknya, dari sekitar 45 ribu kader di Kota Pahlawan, 28 ribu di antaranya akan dipilih menjadi Buser Surabaya Hebat.

“Jadi setiap RT ada 4 orang (Buser). Fungsinya mereka melihat Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) yang mana, yang dapat bantuan, terus bayi stunting di mana. Kalau kader kan keikhlasan, kalau Buser ada tugasnya, ada kinerjanya,” jelas dia.

Eri Cahyadi menyebut, kader di Surabaya nantinya tak lagi terbagi dalam berbagai bidang. Melainkan, mereka yang sebelumnya terdiri dari Bumantik, Kader Lingkungan, hingga Kader Kesehatan akan menjadi satu bagian, yakni Kader Surabaya.

Baca juga: Armuji Kawal Kasus Arisan Bodong Biduan Dangdut, Pelaku Diduga Kabur

"Insya Allah kader-kader itu namanya akan hilang. Jadi, tidak ada lagi namanya Kader A, Kader B dan Kader C. Semua jadi Kader Surabaya," ujar dia.

Meski demikian, ia menegaskan, kader ini sifatnya sosial dan hanya membantu pemkot. 

Sementara tugas dan tanggung jawab, tetap berada pada kelurahan, kecamatan dan Perangkat Daerah (PD) terkait di lingkup Pemkot Surabaya. "Kalau kader tetap jalan, seperti di Posyandu bantu-bantu apa. Kalau Buser yang bagian nyeruduk (gerak cepat),” ujarnya.

Baca juga: Idul Adha 2026 Dijaga Ketat! Pemkot Surabaya Perangi Penyebaran Penyakit Hewan Kurban

Mengenai insentif kader yang belum diserahterimakan, Eri menerangkan, saat ini pemkot tengah menghitung. Rencananya, dalam minggu depan insentif kader bisa segera dicairkan. 

“Insentif kader masih kita hitung. Insya Allah dalam minggu depan cair,” imbuhnya.

Editor : Redaksi



Berita Terkait