Monumen Lubang Buaya Cemetuk Banyak Dikunjungi saat Peringatan G30S/PKI

Monumen Lubang Buaya Cemetuk Banyak Dikunjungi saat Peringatan G30S/PKI © mili.id

Monumen Lubang Buaya Cemetuk. (Eko Purwanto/mili.id)

Banyuwangi - Monumen Lubang Buaya Dusun Cemetuk, Desa/Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi mulai dikunjungi peziarah saat peringatan G30S PKI. Peziarah dari berbagai kalangan dan kelompok datang sekedar melihat monumen maupun tabur bunga.

Meningkatnya kunjungan ini disampaikan Supingi (64), juru kunci onumen lubang buaya Cemetuk. Ia menyebut momentum Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober mendongkrak  jumlah kunjungan.

"Di momen ini biasanya memang ramai pengunjung. Biasanya datang dari berbagai kelompok baik pelajar maupun organisasi kemasyarakata," ujarnya.

Eskalasi pengunjung, kata Supingi, berlangsung pada tanggal 29 san 30 September, serta 1 Oktober 2024. Disamping hari tersebut, okupansi pada peringatan HUT RI dan syuro juga meningkat.

 “Biasanya sehari ada empat rombongan yang datang. Untuk hari ini (kemarin). Rombongan dari Pemerintah Desa Cluring ke sini,” paparnya.

Menurut Supingi, mayoritas kunjungan itu, untuk melakukan doa bersama di tiga lubang lokasi 62 mayat Pemuda Ansor dikubur.

“Juga ada yang tanya-tanya soal sejarah lokasi ini, kalau bisa ya saya jawab,” paparnya.

Supingi menyebutkan, Monumen Lubang Buaya itu pada 2013 ditetapkan sebagai Desa Wisata oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

“Sekarang ini banyak perbaikan, kemarin di bulan Agustus baru saja pavingisasi, catnya juga diperbarui,” katanya.

Kepala Desa (Kades) Cluring, Sunarto tabur bunga di lokasi tersebut diikuti perangkat desa, Babinsa, Babinkamtibmas, dan warga sekitar. 

“Tabur bunga ini juga untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila,” cetus Kades Sunarto.

Tabur bunga yang diadakan di Monumen Lubang Buaya, terang dia, sudah rutin digelar setiap 30 September. Dalam kegiatan ini, juga dilakukan doa bersama untuk para pahlawan yang telah dibantai PKI. 

“Di lubang buaya ini oleh PKI dibuat mengubur 62 pemuda yang telah dibantai,” tandasnya.

Baca juga: Nini Carlina Comeback di Kampung Halaman, Rilis Lagu Religi “Siti Hajar” Penuh Haru

Editor : Achmad S



Berita Terkait