Poster fil horor Susuk Kutukan Kecantikan (Foto: Wikipedia)
mili.id - Malam Jumat selalu identik dengan cerita-cerita horor dan menyeramkan.
Bagi Anda yang ingin menikmati malam Jumat dengan cerita-cerita mistis, 7 film horor Indonesia ini bisa menjadi rekomendasi.
Baca juga: MAGMA Entertainment Rilis Trailer dan Poster “Badut Gendong”, Antagonis Baru di Semesta Qodrat
Namun, Anda harus memastikan kondisi jantung. Dan apakah Anda berani menonton sendiri, atau bersama keluarga dan teman-teman.
Berikut 7 film horor Indonesia yang bisa menjadi rekomendasi pada malam Jumat:
1. Sakaratul Maut
Film ini bercerita tentang kondisi manusia menjelang kematian.
Film karya sutradara Sidharta Tata, yang diproduksi Rapi Films ini bakal tayang perdana di bioskop Indonesia pada 1 Agustus 2024.
Sang sutradara pernah sukses menukangi film horor 'Waktu Maghrib', dengan pemeran utama Indah Permatasari dan Della Dartyan.
2. Pengabdi Setan
Film ini bercerita tentang kisah tentang seorang ibu yang tidak kunjung meninggal dan menghadapi sakaratul maut yang berat.
Dalam film garapan Joko Anwar ini, sang ibu itu merasakan sakit luar biasa di ambang kematiannya.
Hingga terungkap bahwa ibu dalam film tersebut ternyata memiliki perjanjian gaib dengan sekte penyembah setan.
Ibu itu akhirnya meninggal dengan tragis. Arwahnya pun gentayangan dan menakut-nakuti keluarganya.
3. Badarawuhi di Desa Penari
Badarawuhi di Desa Penari bercerita tentang seorang wanita bernama Mila yang pergi ke Desa Penari, karena ibunya tengah menghadapi sakaratul maut yang tak kunjung berakhir.
Nyawa ibu Mila tertahan karena sebuah pusaka mistis yang ia bawa puluhan tahun sebelumnya. Ternyata pusaka itu milik Badarawuhi, penunggu Desa Penari.
Apa yang dilakukan Mila untuk pergi ke Desa Penari adalah hal yang salah, karena hal itu justru membuat nyawanya terancam.
Sementara ibunya, akhirnya tidak kuasa menahan sakit dan meninggal, ketika pusaka yang dibawa Mila diberikan pada Badarawuhi.
4. Menjelang Ajal
Film ini tayang pada akhir April 2024, karya sutradara Hadrah Daeng Ratu.
Baca juga: Trailer “Tumbal Proyek” Dirilis, Angkat Misteri dan Duka di Balik Proyek Besar
Menjelang Ajal berkisah tentang wanita bernama Sekar yang sulit meninggal lantaran semasa hidupnya ia menggunakan penglaris warung makannya.
Namun, warung makannya justru semakin suram.
Selain sulit meninggal, Sekar juga mengalami sakaratul maut yang pedih dan mengerikan.
Film ini dibintangi Shareefa Daansih. Perempuan kelahiran London itu memang sudah berulang kali main dalam film horor.
5. Susuk Kutukan Kecantikan
Film ini disutradarai Ginanti Rona.
Susuk Kutukan Kecantikan berkisah tentang seorang Wanita cantik bernama Laras.
Laras adalah seorang PSK yang hendak bertaubat. Namun ia mengalami kecelakaan dan meregang nyawa.
Hal yang membuat Laras kesulitan untuk menghembuskan nafas terakhir adalah karena dia menyimpan susuk kecantikan yang ia pakai sebagai daya pikat.
6. Tanduk Setan
Baca juga: Horor Lokal Menggila! “Tragedi di Tanah Dayak” Raup Jutaan Viewer di Medsos
Sebuah film yang memiliki dua kisah, tentang kelahiran seorang bayi yang telah ditandai oleh iblis dan tentang proses kematian seorang ibu yang didera kesakitan parah saat sakaratul maut.
Ibu tersebut kesulitan meninggal karena susuk yang dulu dipakai.
Dua cerita itu seolah menggambarkan atas kelahiran dan kematian manusia.
Film garapan sutradara Bobby Prasetyo dan Amiry R. Suwardi ini membuat penonton merinding ketakutan.
7. Hidayah
Film ini diangkat dari sebuah sinetron religi Tahun 2000-an. Film ini mengangkat cerita tentang Bahri mantan narapidana yang ingin bertaubat dan berkunjung ke sebuah desa.
Ternyata di desa tersebut hidup seorang perempuan bernama Ratna yang tengah sakaratul maut, dan tak kunjung meninggal.
Teriakan Ratna menggema hampir setiap malam atas siksaan yang ia dapatkan di ujung ajal.
Orang-orang pun berasumsi tentang siksaan yang menimpa Ratna di akhir masa hidupnya. Hingga akhirnya Ratna dapat meninggal dunia.
Film ini ditukangi sutradara Monty Tiwa dan dibintangi Ajie Ditto, Givina Lukita Dewi juga Unique Priscilla.
Editor : Narendra Bakrie
