Ilustrasi/mili.id
Situbondo - Siswa SMP berinisial UB (13) di Situbondo mengaku dikeroyok tiga temannya. Salah satu terduga pelaku bahkan masih SD.
Siswa SMP asal Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo itu mengaku dikeroyok saat bermain layangan di areal persawahan, tak jauh dari rumahnya.
Baca juga: Remaja Surabaya Tewas Diduga Dikeroyok Usai Perselisihan Sandal Crocs Rp1,5 Juta
Selain dipukul dengan menggunakan tangan kosong oleh tiga orang terduga pelaku, korban juga mengaku diinjak-injak, saat terjatuh di areal persawahan.
Korban mengaku dikeroyok oleh temannya yang berumur 13 dan 20 tahun. Juga oleh bocah kelas V SD.
Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026
Peristiwa bermula ketika tiga terduga pelaku mengolok-olok korban, dengan cara menyebut nama orangtua korban.
Usai layangan korban putus akibat kalah diadu dengan layangan temannya, korban mencoba untuk mendekat kepada tiga terduga pelaku. Namun tiba-tiba, salah satu memukul kepala bagian belakang korban. Diikuti dua pelaku lain.
Baca juga: Tragedi Praktik Sains di Siak: Senapan Rakitan Meledak, Pelajar SMP Tewas
"Kejadian akhir Mei lalu. Wajah anak saya mengalami luka memar, dan sekujur tubuhnya terasa sakit. Kasus pengeroyokan ini saya laporkan ke Polres Situbondo," terang orangtua korban, Selasa (11/6/2024).
Sementara Kasi Humas Polres Situbondo, Iptu Akhmad Sutrisno membenarkan laporan kasus tersebut. Kasus itu kini dalam penanganan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).
Editor : Narendra Bakrie
