Petani Banyuurip Gresik Keluhkan Sulitnya Akses Pupuk Subsidi, Harap Segera Ada Kios Baru
Minggu, 05 Apr 2026 09:34 WIBPetani Banyuurip Gresik Keluhkan Sulitnya Akses Pupuk Subsidi, Harap Segera Ada Kios Baru
Petani Banyuurip Gresik Keluhkan Sulitnya Akses Pupuk Subsidi, Harap Segera Ada Kios Baru
Sebuah usaha tambal ban di Jl. Kalimas Baru III Kel. Perak Utara Surabaya milik Dedy (48) terbakar di lalap si jago merah pada hari minggu (14/09/2025).
Menurut Wasis, satu kios yang terbakar adalah warung kosong. Satu lainnya berjualan parfum.
Penyebabnya hingga kini belum diketahui dan masih diselidiki pihak yang berwenang.
Selain mengakibatkan bangunan semi permanen berukuran 19 meter X 3 meter, kondisinya rata dengan tanah, dan semua perabot milik para PKL juga terbakar, dengan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 100 juta.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haris juga berdialog langsung dengan para petani di sawah untuk mendapatkan masukan terkait distribusi pupuk.
Ratna dan suaminya langsung berteriak minta tolong.
Rekomendasi tersebut akan diserahkan kepada distributor wilayah Jangkar supaya memberikan SP1 pada pemilik kios.
"Yang terbakar motor yang menabrak itu. Lalu sebagian kios beserta isinya," jelas Sukamto.
Sebelum kios jahit Tira terbakar, Luaice (37), anak pemilik kios merebus air menggunakan kompor gas.
"Api cepat membesar karena korban juga menjual bensin, serta kembang api," ujar Kanit Reskrim Polsek Dukun, Aiptu Tri Widodo.
Satpol PP bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya menyegel ulang kios di Jalan Kutisari.
Pelaku membakar kios menggunakan bensin yang sudah disiapkan. Api langsung membesar dikarenakan bahan bangunan terbuat dari kayu.