Kendaraan di Jalur Pantura Situbondo Mengular Dampak Pengerjaan Proyek Jembatan

Kendaraan di Jalur Pantura Situbondo Mengular Dampak Pengerjaan Proyek Jembatan © mili.id

Antrean panjang kendaraan roda empat di jalur pantura Situbondo. (Foto: Fatur Bari/mili.id)

Situbondo - Diduga dampak pengerjaan proyek di jalan raya Desa Curahkalak, Kecamatan Jangkar, Situbondo mengakibatkan macet total di jalur pantura yang menghubungkan antara Pulau Jawa dan Bali ini hingga kendaraan mengular, Kamis (18/4/2024) malam.

Kemacetan ini terjadi akibat para sopir berebut masuk pada arus lalin yang diberlakukan dengan sistem buka tutup, sehingga terjadi antrean panjang baik kendaraan dari arah Kota Surabaya, maupun dari arah berlawanan.

Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026

Sedangkan arus lalin di jalur pantura Situbondo kembali lancar, setelah petugas gabungan antara Polsek Jangkar dan petugas lantas Polres Situbondo, mengurai kemacetan arus lalin di lokasi kejadian, tepatnya di lokasi pengerjaan proyek jembatan.

Kasatlantas Polres Situbondo AKP Tutud Yudho Prastyawan, membenarkan kamacetan arus lalin di jalur pantura Situbondo, karena kendaraan yang melintas diberlakukan dengan sistem buka tutup, karena pengerjaan proyek jembatan di jalur pantura Situbondo.

Baca juga: Mobil Terbakar di Tol Dalam Kota, Arah Cawang Lumpuh Total Malam Ini

"Diduga kuat, saat kejadian petugas jaga proyek jembatan di sebelah barat tidak ada di lokasi, sehingga para sopir dari arah Kota Surabaya tetap memaksa masuk ke arus lalin yang diberlakukan dengan sistem buka tutup," kata AKP Tutud Yudho Prastyawan.

Menurut dia, agar kemacetan arus lalin tidak terjadi lagi, pihaknya meminta ke pelaksana proyek jembatan dan dinas terkait untuk memperketat penjagaan di lokasi proyek tersebut.

Baca juga: Mal Baru di Bogor Diserbu, Jalan Sholeh Iskandar Macet Parah

"Begitu mendapat informasi jalur pantura macet total, kami langsung menerjunkan petugas lantas ke lokasi pengerjaan proyek jembatan di jalan raya Desa Curahkalak, Kecamatan Jangkar. Arus lalin kembali lancar setelah petugas berhasil mengurai penyebab kemacetan tersebut," lanjutnya.

Sementara itu, Ahmad, salah seorang pengawas proyek jembatan di Desa Curahklak, Kecamatan Jangkar, Situbondo, saat dihubungi melalui ponselnya tidak diangkat. Bahkan, saat dikonfirmasi aplikasi WA juga tidak dibalas.

Editor : Aris S



Berita Terkait