Petugas PMK saat menyemprotkan air. (Ist for Mili.id)
Surabaya - Sebuah toko penjualan susu dan kecap di Jalan Tembok Dukuh, Bubutan, Surabaya, ludes terbakar, Sabtu (13/04/2024) sekitar pukul 20.00 WIB.
Petugas Command Center 112 Kota Surabaya, Ekky Maulana Nugraha, berdasarkan keterangan yang dihimpun dari sejumlah saksi, api awal muncul dari rongsokan depan toko.
Baca juga: Pedagang Ancam Demo Balai Kota, Tolak Tarif Stan SWK Kalijudan
"Menurut keterangan dari warga atau saksi, api tiba tiba terpantau dari luar halaman rumah industri yang di penuhi barang rongsokan tersebut, dan api tiba-tiba membesar," katanya.
Melihat api yang tiba-tiba begitu cepat membesar, saksi tersebut kemudian melapor ke Command Center 112 untuk meminta bantuan. Laporan itu kemudian diteruskan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya.
"Saksi yang mengetahui hal tersebut langsung menghubungi layanan call 112, untuk meminta pertolongan lebih lanjut," tambahnya.
Baca juga: Dugaan Pungli di SWK Tambak Wedi Kian Menguat, Pedagang Beberkan Kwitansi hingga Kisah Intimidasi
Sebanyak 14 unit tim dari DPKP Surabaya diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Sementara itu, tak ada korban jiwa maupun luka dari peristiwa tersebut.
"Korban, nihil. Api pokok padam sekitar pukul 20.25 WIB, pembasahan selesai dan dinyatakan kondusif sekitar pukul 21.14 WIB," lanjutnya.
Baca juga: Four Points Surabaya Sukses Gelar Summer Class Harpa Tiga Hari
Sementara Kanit Reskrim Polsek Bubutan, AKP Vian Wijaya menjelaskan, hasil penyelidikan sementara, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik.
"Waktu awal terbakar, pemiliknya sedang jualan susu di Tembok Dukuh. Dugaan awal (penyebab kebakaran) karena korsleting listrik, Mas," pungkasnya.
Editor : Achmad S
