Tepergok Obok-obok Dua Musala di Banyuwangi, Pria ini Pura-pura Sinting

Tepergok Obok-obok Dua Musala di Banyuwangi, Pria ini Pura-pura Sinting © mili.id

Tangkapan layar video amatir ketika pencuri perlengkapan musala diamankan warga

Banyuwangi - Dua musala di Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi diobok-obok pencuri.

Pelaku tertangkap basah warga saat memasukkan sejumlah perlengkapan musala, pada Selasa (2/4/2024) kemarin.

Baca juga: Tas Tertinggal, Pria Ini Nekat Bawa Pulang Penumpang KA di Stasiun Semarang Tawang

Adapun dua musala yang disatroni pencuri ini, yaitu Musala Darul Fallah, Dusun Krajan dan Musala Baitussalam, Dusun Cangaan.

Belakangan diketahui bahwa pelaku adalah AY (40), warga Dusun Nganjukan, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi.

Dia tertangkap basah saat beraksi di Musala Darul Fallah. Gerak-geriknya dicurigai dua warga yang kebetulan rumahnya gandeng dengan musala.

"Dipergoki Bu Mayin dan Bu Yuli yang rumahnya mepet mushola sini. Keduanya curiga melihat pelaku berada di dalam (musala) seorang diri," terang Ketua RT 02 RW 05, Dusun Krajan, Nur Khotib kepada mili.id, Rabu (3/4/2024).

Diperkirakan pelaku beraksi sekitar pukul 05.00 WIB. Kebetulan orang-orang baru saja menunaikan Salat Subuh.

Baca juga: Polresta Malang Kota Ringkus Residivis Spesialis Bobol Konter HP dan Aksi Pencuriannya Viral di Medsos

Khotib mengungkap, kedua warga yang memergoki pelaku kemudian melihat sejumlah peralatan sudah dimasukkan dalam karung. Keduanya spontan berteriak.

"Teriak maling. Lalu saya bersama warga lain kemudian mendekati musala dan menangkap dia (pelaku)," jelasnya.

Menurut Khotib, warga lalu memeriksa karung yang dibawa pelaku. Benar saja, sejumlah peralatan milik musala masuk dalam karung besar berwarna putih itu.

"Mic wireless, amplifier, dan peralatan kematian sudah di dalam karung. Tambah lagi ada selang air warna hijau dan air putih dalam kardus kemasan ikut dimasukkan juga," terangnya.

Baca juga: Polres Bondowoso Amankan DPO Kasus Curanmor di Tol Kalikangkung Jawa Tengah

Namun, saat diinterogasi warga, pelaku berbicara tidak jelas. Banyak ngelantur. Ditanya alamat, jawabnya justru tidak nyambung.

Khotib pun kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Genteng Wetan untuk mengamankan pelaku. Dia menyatakan bahwa polisi hanya membawa beberapa peralatan saja, sisanya ditinggal.

"Amplifier, selang sama peralatan kematian ditinggal. Tapi ya begitu. Kabelnya putus-putus. Makanya pagi ini langsung kita perbaiki. Hanya beberapa yang dibawa polisi. Sisanya, milik pelaku yang dibawa," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait