Petugas evakuasi jasad Hudoyo ke ambulans PMI. (Ist for Mili.id)
Surabaya - Hudoyo (45) warga Jalan Medokan Semampir, Sukolilo, Surabaya, ditemukan tewas bersimbah darah di area tambak Jalan Raya Sukolilo Kasih, Selasa (19/03/2024) dini hari.
Agus Prayitno (47), kakak kandung korban menduga, adiknya dibunuh oleh orang dekat yang tak lain rekan mencari ikan dan kepiting di areal tambak tersebut. Sebab, korban dan terduga pelaku yang dimaksud pernah punya masalah.
Baca juga: Gerak Cepat Anas Karno, Keluhan Air Bersih Langsung Ditindaklanjuti
"Kemungkinan (pembunuhan) sudah direncanakan (temannya). Kalau dari teman-teman adik saya, korban ada punya selisih paham dengan teman sesama pekerjaan di Tambak. Orangnya kos di Kejawan Tambak," katanya.
Agus baru mengetahui adiknya punya masalah dengan salah satu pekerja di tambak sejak sebulan yang lalu. Kecurigaan Agus semakin menguat tatkala rekan seprofesinya yang dimaksud itu menghilang dari semalam.
"Karena terduga pelaku ini masih satu profesi pekerjaan dengan korban, dan pernah cekcok dengan korban. Dugaan itu diperkuat karena terduga pelaku asal Pasuruan itu sudah menghilang," tambahnya.
Sementara terkait luka, Agus menyebut ada beberapa loka menganga di tubuh korban tepatnya di bagian dada, perut, paha kiri dan punggung. Dugaannya, Hudoyo dihabisi menggunakan senjata tajam jenis celurit.
Baca juga: HUT Bhayangkara Jadi Momentum BRI Jemursari Perkuat Sinergi dengan Polda Jatim
"Lukanya parah Mas, fatal semua. Sepertinya disabet pakai celurit," pungkasnya.
Sebagai informasi, lokasi ditemukannya jenazah Hudoyo berada jalan setapak di tengah-tengah tambak dan jauh dari pemukiman.
Jika mengacu dari letak terakhir akses sepeda motor via Jalan Arief Rahman Hakim, maka jarak antara lokasi parkir motor dan jenazah Hudoyo mencapai 7 kilometer.
Baca juga: PALM PARK Surabaya Hadirkan Staycation Seru Saat Libur Sekolah
Sebelumnya, Polisi hingga kini terus menyelidiki kasus tewas MH (45), pria asal Medokan Semampir, Sukolilo, Surabaya, di areal tambak di Jalan Raya Sukolilo Kasih, yang ditemukan dua orang pencari kepiting liar.
Kapolsek Sukolilo Kompol I Made Patera Negara saat dikonfirmasi mengatakan, korban diduga menderita luka bacok di dada bagian kiri atas.
"Luka di dada atas sebelah kiri. Indikasi luka bacok," katanya kepada mili id melalui telepon, Selasa (19/03/2024).
Editor : Achmad S
