Tempat pemakaman umum usai terendam banjir akibat luapan Sungai Gembolo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)
Mojokerto - Puluhan makam di Dusun Ketok, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto ambles usai terendam banjir luapan Sungai Gembolo.
Tampak sejumlah ahli waris berusaha memperbaiki makam yang ambles saat berziarah.
"Ini barusan tahu kalau ambles. Sekarang baru selesai diuruk lagi, sekalian dibersihkan juga, kirim doa," ucap Rani yang baru saja selesai memperbaiki makam sang ibu, Selasa (12/3/2024).
Sementara Sudarno, warga setempat menjelaskan bahwa ada 20 makam di pemakaman Islam itu rusak terdampak banjir. Tanah maupun batu nisan makam ambles hingga tampak retak melompong.
"Tanahnya ambles. Tapi tidak sampai kelihatan jenazahnya," ujar Sudarno.
Baca juga: Razia Gabungan di Lapas Mojokerto, Tak Ditemukan Narkoba dan Ponsel di Kamar Hunian
Kondisi ini terjadi sejak Rabu (6/3/2024) lalu, saat sejumlah wilayah di Kabupaten Mojokerto diterjang banjir. Termasuk wilayah Pungging, akibat sejumlah titik di tanggul Sungai Gembolo jebol, termasuk tanggul yang berada tidak jauh dari makam.
"Karena kena luapan banjir sungai hari Selasa (5/3/2024)," beber Sudarno.
Menurut Sudarno, sejumlah ahli waris langsung memperbaiki makam yang terdampak banjir tersebut. Sedangkan makam yang ahli warisnya jauh, masih belum diperbaiki, karena harus menunggu keputusan keluarga.
"Karena sudah tahu ambles, langsung diperbaiki. Kalau ahli waris yang jauh, belum dibenahi," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
