Pemerintah Kabupaten Blitar terus memperkuat komitmennya dalam memenuhi hak partisipasi anak melalui penyelenggaraan Temu dan Dialog Anak Bersama Bupati Blitar yang digelar pada Selasa (30/6/2026).
Mili.id – Pemerintah Kabupaten Blitar terus memperkuat komitmennya dalam memenuhi hak partisipasi anak melalui penyelenggaraan Temu dan Dialog Anak Bersama Bupati Blitar yang digelar pada Selasa (30/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi, gagasan, dan harapan secara langsung kepada pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Blitar yang Berdaya dan Berjaya.
Kegiatan yang diikuti oleh Forum Anak Kabupaten Blitar, perwakilan pelajar, serta jajaran perangkat daerah ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusias. Para peserta berdialog langsung dengan Bupati Blitar mengenai berbagai isu yang berkaitan dengan pemenuhan hak anak, mulai dari pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, pengembangan kreativitas, hingga pelestarian lingkungan.
Baca juga: Panen Bawang Merah di Blitar, Pemkab Perkuat Dukungan bagi Petani
Dalam sambutannya, Bupati Blitar menegaskan bahwa anak merupakan aset bangsa sekaligus generasi penerus yang memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, pemerintah berkewajiban memberikan ruang yang luas bagi anak untuk berpartisipasi dan menyampaikan pendapat.
"Suara anak-anak sangat penting bagi pembangunan Kabupaten Blitar. Pemerintah ingin mendengar secara langsung apa yang menjadi kebutuhan, harapan, dan cita-cita mereka. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan menjadi masukan yang berharga dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan yang lebih berpihak kepada kepentingan terbaik bagi anak," ujar Bupati Blitar.
Dalam sesi dialog, para peserta menyampaikan berbagai masukan, di antaranya peningkatan kualitas fasilitas pendidikan, penyediaan ruang publik yang aman dan ramah anak, penguatan literasi digital, pengembangan kegiatan seni dan olahraga, serta upaya menjaga lingkungan yang bersih dan sehat. Berbagai aspirasi tersebut mendapat respons langsung dari Bupati bersama perangkat daerah sesuai bidang masing-masing.
Temu dan Dialog Anak merupakan salah satu bentuk implementasi pemenuhan hak anak untuk didengar sebagaimana diamanatkan dalam kebijakan perlindungan anak. Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Blitar tidak hanya membuka ruang komunikasi dua arah, tetapi juga mendorong tumbuhnya karakter anak yang berani menyampaikan pendapat, peduli terhadap lingkungan, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan.
Pemerintah Kabupaten Blitar berharap kegiatan ini semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak. Aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan generasi muda.
Baca juga: Peringati Hari Lansia Nasional, Pemkab Blitar Salurkan Bantuan dan Dorong Lansia Tetap Produktif
Melalui Temu dan Dialog Anak Bersama Bupati, Pemerintah Kabupaten Blitar menegaskan komitmennya untuk terus melibatkan anak sebagai mitra pembangunan. Langkah ini sejalan dengan upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak sekaligus mempersiapkan generasi yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan berdaya saing demi terwujudnya Blitar yang Berdaya dan Berjaya.
Advetorial
Editor : Erwin Muhammad
