Jawa Timur

Polresta Malang Kota Gelar Kualifikasi “Kapolri Cup 2026 Mobile Legends”, Tim Lebih Semangat Wakili Kota Malang ke Babak 32 Besar

Polresta Malang Kota Gelar Kualifikasi “Kapolri Cup 2026 Mobile Legends”, Tim Lebih Semangat Wakili Kota Malang ke Babak 32 Besar © mili.id

Mili.id – Semangat kompetisi, sportivitas, dan pengembangan talenta digital generasi muda mewarnai pelaksanaan Turnamen Esports Mobile Legends Kapolri Cup 2026 Babak Kualifikasi Polda Jawa Timur yang digelar Polresta Malang Kota, selama dua hari Sabtu dan Minggu (20-22/6/2026).

Turnamen E-Sport dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksnakan di Ballroom Sanika Satyawada ini dihadiri Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Rahmad Aji Prabowo, pengurus ESI Kota Malang, IESPA Kota Malang, personel Satreskrim Polresta Malang Kota, serta tiga tim peserta yang bertanding memperebutkan tiket menuju putaran berikutnya.

Baca juga: Polri Perkuat Pembinaan Generasi Muda Melalui E-Sport Kapolri Cup 2026

Turnamen ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung perkembangan industri esports nasional sekaligus membangun ruang kompetisi yang positif bagi generasi muda.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, Polresta Malang Kota memandang esports tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga wadah pembinaan karakter, kerja sama tim, disiplin, serta prestasi.

Selaku Ketua Panitia Turnamen Kapolri Cup 2026 tingkat Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo menjelaskan Turnamen Esports ini, sebagai tindak lanjut program nasional yang digagas Polri untuk menjaring bibit-bibit atlet esports potensial dari daerah yang nantinya bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

“Melalui esports, kami ingin memberikan ruang bagi para pelajar dan mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan kerja sama tim,” ujar AKP Aji usai penyerahan hadiah. (Senin, 22/06/2026)

Menurutnya, penyelenggaraan Kapolri Cup 2026 juga menjadi bentuk adaptasi Polri terhadap perkembangan era digital dengan merangkul komunitas esports sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem digital.

Ia menambahkan bahwa seluruh rangkaian pertandingan menggunakan sistem gugur (knockout) sehingga setiap tim dituntut tampil maksimal sejak pertandingan pertama.

“Para peserta menunjukkan sikap sportif dan kompetitif yang positif. Ini menjadi bukti bahwa esports dapat menjadi sarana pembinaan generasi muda yang konstruktif apabila dikelola dengan baik,” jelas AKP Aji.

Baca juga: ESI Jatim Kembali Dipimpin Brigjen TNI Murbianto, Berikut Sederet Programnya

Dari hasil pertandingan babak kualifikasi tingkat Polresta Malang Kota, Tim Lebih Semangat yang diperkuat gabungan pelajar dan mahasiswa semester awal berhasil keluar sebagai Juara 1 mendapat hadiah uang pemibaan sebesar Rp 3.000.000,- sekaligus memperoleh hak mewakili Polresta Malang Kota pada putaran berikutnya.

Sementara itu, Tim SMAK Dempo Kota Malang menempati posisi Juara 2 mendapat Hadiah uang pembinaan sebesar Rp 2.000.000,-, sedangkan Tim Dak Dak yang beranggotakan gabungan pelajar SMA dan SMK di Kota Malang meraih Juara 3 mendapat uang pembinaan sebesar Rp 1.000.000

AKP Aji menegaskan bahwa sesuai mekanisme yang telah ditetapkan panitia tingkat Polda Jawa Timur, para juara hasil kualifikasi di masing-masing Polres akan dipertemukan dipertandingan lanjutan secara daring.

“Pemenang dari setiap wilayah akan mengikuti pertandingan antar juara Polres secara online. Susunan pertandingan dan bagan kompetisi sepenuhnya diatur oleh panitia dari Ditressiber Polda Jawa Timur.”

“Dari hasil kualifikasi ini, Tim Lebih Semangat berhak melaju ke babak 32 besar dan akan membawa nama Polresta Malang Kota pada tahap selanjutnya, melalui daring” terangnya.

Lebih lanjut, AKP Aji berharap keikutsertaan para pelajar dan mahasiswa dalam ajang tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang teknologi dan esports secara positif.

“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Harapannya, esports dapat menjadi sarana membangun kreativitas, prestasi, serta mempererat kolaborasi antara Polri, komunitas digital, dan masyarakat,” pungkasnya.

Turnamen Esports Mobile Legends Kapolri Cup 2026 tingkat Polresta Malang Kota tidak hanya menjadi ajang seleksi atlet menuju level yang lebih tinggi, tetapi juga menjadi simbol sinergi antara Polri dan generasi muda dalam menciptakan ruang digital yang sehat, kompetitif di era transformasi digital.

Editor : Redaksi



Berita Terkait