Gunung Lewotobi Laki-Laki Tiga Kali Meletus, Warga Delapan Desa Diminta Waspadai Banjir Lahar

Gunung Lewotobi Laki-Laki Tiga Kali Meletus, Warga Delapan Desa Diminta Waspadai Banjir Lahar © mili.id

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Mili.id— Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali meningkat. Dalam rentang waktu enam jam, Selasa (9/6/2026) dini hari, gunung api tersebut tercatat meletus sebanyak tiga kali dan memuntahkan kolom abu vulkanik hingga setinggi 1.200 meter di atas puncak.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki, erupsi terjadi antara pukul 00.00 hingga 06.00 Wita. Kolom abu berwarna kelabu teramati membumbung setinggi 800 hingga 1.200 meter dengan intensitas sedang hingga tebal.

Baca juga: Gempa Sulut Terjadi Tanda Tsunami, Air Laut Surut dan Warga Wajib Lakukan Ini

Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Herman Yoseph S. Mboro, mengungkapkan aktivitas erupsi juga disertai aliran lava ke dua arah berbeda. Endapan lava terpantau mengalir sejauh 4,34 kilometer ke arah timur laut dan sekitar 3,8 kilometer ke arah barat-barat laut dari pusat erupsi.

"Terjadi tiga kali letusan dengan amplitudo berkisar 29,6 hingga 44,4 milimeter dan durasi antara 93 sampai 184 detik," ujar Herman dalam laporan resmi, Selasa.

Selain erupsi, aktivitas kegempaan gunung juga masih terpantau cukup tinggi. Selama periode pengamatan, petugas mencatat tiga kali embusan, empat kali tremor nonharmonik, dua gempa vulkanik dalam, serta dua gempa tektonik jauh.

Baca juga: Gempa M 7,7 Guncang Selatan Mindanao, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami di Indonesia

Meski aktivitas vulkanik terus terjadi dalam beberapa hari terakhir, status Gunung Lewotobi Laki-Laki masih berada pada Level III atau Siaga.

Seiring meningkatnya aktivitas gunung, warga yang bermukim di sekitar lereng gunung diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi banjir lahar hujan. Ancaman tersebut dapat terjadi apabila hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan puncak dan lereng gunung.

Wilayah yang diminta waspada meliputi Desa Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote yang berada di sepanjang aliran sungai berhulu di Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang Sigi

Selain itu, masyarakat, pendaki, maupun wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi. Warga juga diminta tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut apabila terjadi hujan abu guna menghindari gangguan pada sistem pernapasan.

Petugas vulkanologi terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki untuk mengantisipasi potensi erupsi lanjutan.

Editor : Redaksi



Berita Terkait