Insiden Kanjuruhan Malang, Pengurus Asosiasi Futsal Kota Surabaya Turut Bela Sungkawa

Insiden Kanjuruhan Malang, Pengurus Asosiasi Futsal Kota Surabaya Turut Bela Sungkawa © mili.id

Insiden Stadion Kanjuruhan Malang/Foto tangkapan layar

Mili.id - Pengurus Asosiasi Futsal Kota (AFK) Surabaya Moh. Badaruddin mengucapkan belasungkawa atas tragedi meninggalnya supporter dan petugas kepolisian usai pertandingan AREMA vs PERSEBAYA di stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu, (1/10).

"Innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un, saya atas nama pribadi dan sebagai pengurus AFK Surabaya semoga supporter dan petugas kepolisian yang meninggal dunia di ampuni dosanya, diterima amal ibadah nya dan surga tempatnya.... Semoga Husnul Khatimah," kata Badaruddin melalui keterangannya kepada Mili.id

Ia memaparkan, penggunaan gas air mata untuk mengahalau supporter menurut FIFA dilarang masuk stadion. Merujuk peraturan FIFA pasal 19b, terkait pengaman pinggir lapangan dari regulasi keamanan dan keselamatan stadion.

"Dijelaskan senjata atau gas pengendali massa tidak boleh dibawa atau digunakan." ungkapnya.

Maka, ia berharap setiap klub sepakbola harus melakukan pembinaan terhadap supporter. Tujuannya agar taat dan patuh terhadap peraturan.

"Serta memiliki dan menjunjung sikap supportivitas dan fair play," ujar Badaruddin. 

Baca juga: Derbi Panas di Gresik: Persik Kediri Wajib Menang, Arema FC Berburu Kebangkitan

Copyright © Mili.id 2022

Baca juga: Arema FC Lolos Lisensi Klub 2026, Singo Edan Siap Berbenah Menuju Klub Modern dan Profesional

Editor : Redaksi



Berita Terkait