Kompor Gas Picu Kebakaran Tempat Usaha di Ngoro Mojokerto

Kompor Gas Picu Kebakaran Tempat Usaha di Ngoro Mojokerto © mili.id

Petugas Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto berjibaku memadamkan api, Kamis (15/01/2026).

Mili.id – Kebakaran melanda sebuah tempat usaha di Desa Purwojati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis (15/1/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.05 WIB dan langsung ditangani oleh tim Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Mojokerto.

Baca juga: Pahlawan Keluarga, Kakek Terpeleset Tercebur Sumur Saat Kebakaran Rumah Anaknya

Informasi kebakaran pertama kali diterima dari laporan warga setempat. Pelapor atas nama Agung Rusdianto segera menghubungi petugas karena api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan usaha beserta isinya.

Sukamto Danru Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto menjelaskan, bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari kompor gas yang berada di dalam lokasi usaha.

“Begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pembasahan,” ujar Sukamto.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, BPBD Kabupaten Mojokerto mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran. Selain itu, satu unit PMK milik Sun Paper turut membantu proses pemadaman.

Baca juga: Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, Dua Helikopter Water Bombing Dikerahkan

Aparat Polsek dan Koramil setempat, potensi relawan, serta warga sekitar juga ikut berada di lokasi kejadian.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Namun, secara material, bangunan tempat usaha beserta isinya terbakar dengan luas area terdampak sekitar 6 x 7 meter persegi.

Hingga saat ini, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses perhitungan.

Baca juga: Baru Bebas Tiga Bulan, Residivis Curanmor Kembali Beraksi di Empat Lokasi

Setelah upaya pemadaman intensif, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.15 WIB. Petugas kemudian memastikan kondisi aman dengan melakukan pembasahan untuk mencegah munculnya kembali titik api.

BPBD Kabupaten Mojokerto mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati dalam penggunaan peralatan berbahan bakar gas, terutama di lingkungan tempat usaha, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Editor : Redaksi



Berita Terkait