Tim SAR saat menemukan seorang anak buah kapal (ABK) KMP Putra Leo Bahari yang dilaporkan jatuh ke laut di Perairan Raas, Kabupaten Sumenep, akhirnya ditemukan.
Sumenep, mili.id - Setelah tiga hari pencarian, seorang anak buah kapal (ABK) KMP Putra Leo Bahari yang dilaporkan jatuh ke laut di Perairan Raas, Kabupaten Sumenep, akhirnya ditemukan. Korban bernama Sarmudi (19) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa (26/8/2025) sekitar pukul 15.45 WIB, berjarak sekitar 300 meter dari lokasi awal kejadian.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P.H., S.IP., M.M., menjelaskan bahwa tim SAR gabungan menerima informasi dari nelayan yang melihat tubuh korban mengapung di laut. "Mendapatkan laporan itu, tim segera menuju lokasi penemuan dan mengevakuasi korban," ujarnya, di Surabaya, Rabu(27/8/2025).
Baca juga: Sungai Wanggu Meluap Setinggi Dada, Brimob Sultra Terjunkan Tim SAR dan Mobil Penjernih Air
Korban kemudian dibawa ke RSUD Sumenep menggunakan kapal barang pada malam harinya. Evakuasi sempat tertunda karena kondisi gelombang laut yang tinggi.
Baca juga: Tragedi Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Tewas Tertimbun Abu
Diketahui sebelumnya, korban terpeleset dari kapal pada Minggu (24/8/2025) pagi dan jatuh ke laut. Warga serta nelayan sempat berupaya melakukan pertolongan, namun gagal lantaran korban terseret arus ke arah timur laut.
Pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR, antara lain Basarnas, Polairud Kalianget, KSOP Kalianget, Polsek Raas, Koramil Raas, KUPP Raas, serta nelayan setempat. Sebelum tim tiba di lokasi, pencarian juga dilakukan dengan cara pemapelan, yakni menyebarkan informasi kepada kapal-kapal yang melintas agar turut membantu mencari tanda-tanda keberadaan korban.
Baca juga: Operasi Pencarian Longsor Bantargebang Berakhir, Total 13 Korban Terdata
Nanang menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian. "Kami ucapkan banyak terima kasih kepada unsur SAR dan para nelayan yang telah membantu sejak awal pencarian hingga evakuasi korban," ucapnya.
Editor : Muhammad
