Operasi Patuh Semeru 2025, Polres Probolinggo Tindak 8.694 Pelanggar

Operasi Patuh Semeru 2025, Polres Probolinggo Tindak 8.694 Pelanggar © mili.id

Hasil penindakan selama Operasi Patuh Semeru 2024 yang dilakukan Polres Probolinggo (Foto: Inung/mili.id)

Probolinggo, mili.id - Polres Probolinggo menindak 8.694 pelanggar selama Operasi Patuh Semeru 2025.

Operasi itu digelar dua pekan, mulai tanggal 14 sampai 27 Juli 2025.

Baca juga: Khofifah Sebut Pesantren Benteng Moral Bangsa, Genggong Jadi Inspirasi Generasi Santri

Melalui upaya-upaya preemtif dan preventif, polisi berhasil membangun budaya sadar tertib berlalu lintas kepada masyarakat.

Selama kegiatan operasi tersebut Satlantas Polres Probolinggo dan jajarn juga melakukan berbagai penyuluhan kamseltibcarlantas, sosialisasi ke media massa maupun media sosial, dan turun langsung ke daerah rawan laka lantas.

Kapolres Probolinggo, AKBP Wahyudin Latif mengatakan, melalui Operasi Patuh Semeru 2025 diharapkan masyarakat dapat lebih sadar dan menjadikan budaya tertib berlalu lintas, sehingga dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Selain melalui kegiatan preemtif dan preventif, menurut AKBP Latif, anggotanya juga telah melakukan langkah represif atau penegakan hukum bagi para pelanggar peraturan lalu lintas selama Operasi Patuh Semeru 2025.

"Pada Operasi Patuh Semeru 2025, Polres Probolinggo tidak hanya melaksanakan kegiatan preemtif, preventif melainkan juga penegakan hukum. Hal ini kami lakukan agar masyarakat di sini peduli terhadap keselamatan dirinya sendiri maupun keselamatan orang lain," ungkap AKBP Latif, Kamis (31/7/2025).

Baca juga: Apes, Maling di Gading Probolinggo Remuk di Amuk Warga

Dari data pelaksanaan penegakan hukum pada Operasi Patuh Semeru 2025, tercatat Polres Probolinggo melakukan tilang ETLE 1.278, tilang manual sebanyak 928, teguran sebanyak 6.488.

Ada 145 kendaraan ditahan, karena tidak standar dan pengendaranya tidak dapat menunjukan surat-surat kendaraan resmi.

Langkah preemtif dan preventif dibarengi penegakan hukum ini terbukti efektif sebab angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Probolinggo menurun dari tahun sebelumnya.

"Jumlah kejadian laka lantas pada Operasi Patuh Semeru 2025, yang telah dilaksanakan selama 14 hari telah terjadi penurunan ," beber AKBP Latif.

Baca juga: Rem Blong, Tronton Sasak Sedan Vios 4 Tewas

Rinciannya, jjumlah kejadian laka lantas dari 17 kejadian menjadi 13 kejadian atau mengalami penurunan sebanyak 24 persen.

Meski Operasi Patuh Semeru 2025 telah berakhir, Polres Probolinggo akan selalu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang tertib berlalu lintas.

Namun, apabila ditemukan pengendara yang tidak mematuhi aturan dan membahayakan pengendara lainnya akan dilakukan langkah penegakan hukum.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait