Pelemparan Batu ke Kereta Api Sancaka Bikin Mata Wanita ini Terluka

Pelemparan Batu ke Kereta Api Sancaka Bikin Mata Wanita ini Terluka © mili.id

Aksi pelemparan batu ke Kereta Api Sancaka (Foto: Istimewa)

Surabaya, mili.id - Dua wanita penumpang Kereta Api Sancaka, Widya Anggraini dan Farah Aqmarinah yang menjadi korban pelemparan batu, menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mata Undaan, Surabaya.

Keduanya menjadi korban pelemparan batu saat kereta melintas antara Stasiun Klaten dan Srowot pada Minggu (6/7/2025) lalu. Serpihan kaca jendela kereta yang pecah, ternyata mengenai mata mereka.

Baca juga: Jaga Ekonomi Nasional, Kemenhub Diskon Kereta Saat Libur Sekolah 2026 ini

Setelah sampai di Surabaya, dua wanita itu langsung dibawa ke RS Mata Undaan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya.

"Kami berkomitmen penuh terhadap keselamatan dan kenyamanan penumpang," ujar Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, Selasa (8/7/2025).

Dua wanita penumpang kereta api yang menjadi korban pelemparan batu (Foto: Faj for mili.id)Dua wanita penumpang kereta api yang menjadi korban pelemparan batu (Foto: Faj for mili.id)

Menurut Luqman, perawatan hingga pendampingan penuh diberikan kepada kedua korban, termasuk jaminan asuransi perjalanan.

Sementara dokter di RS Mata Undaan Surabaya, dr. Dedik Ipung Setiawan menjelaskan kondisi kedua korban.

Baca juga: Misteri Tabrakan Maut di Bekasi Mulai Terkuak, KNKT Bongkar Isi ‘Black Box’ Taksi Green SM

"Kondisi kedua pasien saat ini stabil. Meskipun mengalami luka di kornea, namun hanya Luka kecil dan kami sudah berikan obat tetes mata agar tidak infeksi," terang Dedik.

Korban Widya Anggraini mengungkapkan rasa syukurnya, setelah dengan cepat mendapatkan perawatan medis.

"Saya sangat takut saat kejadian. Tapi saya bersyukur KAI langsung membantu dan membawa saya ke rumah sakit. Perawatannya juga sangat baik," ungkapnya.

Baca juga: Kereta Api Masuk Kalimantan, Proyek Rp25 Triliun Buka Jalan Integrasi Nasional



KAI mengecam keras aksi pelemparan batu itu, dan mengimbau masyarakat untuk turut menjaga keamanan jalur kereta api.

Pelaporan terhadap tindakan mencurigakan sangat penting untuk mencegah insiden serupa terulang.

KAI juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk meningkatkan pengawasan dan menindak tegas pelaku pelemparan batu.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait