Mas Rio dan Mbak Ulfi mengecek kondisi mobil siaga desa (Foto: Fatur Bari/mili.id)
Situbondo, mili.id - Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Mas Rio) mengambil langkah tegas menertibkan mobil siaga desa di wilayahnya.
Langkah ini diambil Mas Rio, mengingat mobil tersebut dibeli menggunakan uang negara.
Baca juga: Komitmen Bersih Narkoba, Kapolres Situbondo Jalani Tes Urine bersama PJU dan Kapolsek Jajaran
"Memastikan keberadaan mobil siaga desa. Karena ada informasi mobil siaga desa digadaikan. Saya dan Mbak Ulfi (wakil bupati Ulfiyah) juga memeriksa kelengkapan dan dokumen mobil operasional desa tersebut," ungkap Mas Rio, Kamis (13/3/2025).
Menurutnya, penertiban ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesiapan kepala desa dalam menyambut visi misi Situbondo Naik Kelas. Sehingga para kepala desa perlu pemanasan program.
"Makanya, saya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan kepala desa dalam mengelola keuangan daerah. Untuk mewujudkan Situbondo naik kelas," terang Mas Rio.
Mas Rio menegaskan, dalam penertiban mobil siaga desa, pihaknya menemukan beberapa pelanggaran, seperti tidak pelat nomor, tidak ada stiker Mobil Siaga Desa, kurangnya kelengkapan dokumen seperti BPKB dan pajak kendaraan.
Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026
"Untuk mengatasi masalah ini, saya berencana mengeluarkan surat edaran yang mewajibkan semua kendaraan untuk dilengkapi dengan stiker. Tujuannya adalah agar masyarakat mengetahui bahwa mobil tersebut diperuntukkan bagi mereka," bebernya.
Mas Rio juga berjanji akan mengambil langkah tegas bila pelanggaran tersebut terus berulang. Pihaknya juga akan melakukan pembinaan kepada para kepala desa yang masih melanggar aturan, terutama terkait penggunaan mobil siaga desa.
"Oleh karena itu, saya tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi terhadap kades yang melakukan berulang-ulang, sesuai otoritas saya sebagai kepala daerah," tegasnya.
Baca juga: Polres Situbondo Amankan Komplotan Pelaku Curas Moncel
Mas Rio menambahkan, dalam penertiban mobil siaga desa, tercatat 14 kades yang diketahui tidak hadir, dengan alasan tidak jelas.
"Sehingga 14 kades yang tidak hadir dalam penertiban mobil siaga tersebut, mereka saya akan panggil khusus setelah lebaran," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
